Bantuan Misbar Ditiadakan, Begini Penjelasan Ali Afandi

Lahat, wartabianglala.com – Penanganan Covid-19 di Kabupaten Lahat hingga November 2020 telah menelan dana sebanyak Rp 16 Milyar dari total dana Rp 24 Milyar yang telah disiapkan sebelumnya oleh Pemerintah Kabupaten Lahat.

Terungkap, saat media ini mengkonfirmasi Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Lahat yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Drs H Ali Afandi MPdi di ruang kerjanya. Kamis (26/11/2020).

Ali menambahkan, penggunaan dana itu untuk penanganan Covid-19 yang dilaksanakan oleh pihak Dinas Kesehatan Lahat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat, Polres Lahat, Kodim 0405/Lahat dan pihak Satpol PP Lahat.

Dijelaskan Ali, untuk pencairan dana penanganan di RSUD Lahat guna memenuhi kebutuhan membeli peralatan kesehatan dan obat-obatan selama penanganan masa Pandemi serta diperuntukan honor tenaga media, mulai dari dokter hingga perawat.

“Tenaga medis berdasarkan laporan SPJ dari pihak RSUD Lahat semuanya tidak ada kendala namun hanya petugas sopir ambulance pengantar mayat paisen Covid-19 yang hingga saat ini masih menunggu usulannya,” terangnya.

Disinggung tentang anggaran untuk dana program Miskin Baru (Misbar). Ali mengatakan untuk Misbar sudah ditiadakan. Karena banyak warga desa yang telah mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa.

“Selain itu untuk anggaran Dinas Komunikasi Informatika kita masih menunggu laporan SPJ dan baru bisa dicair kan anggarannya,” pungkasnya.

Dafri – SMSI

Pos terkait