LAHAT — Wujudkan pendidikan berkualitas, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, H. Neil Aldrin, S.E., M.A.P., turun langsung ke Kecamatan Merapi Selatan, Kamis (30/4/2026). Ia memonitor kondisi sekolah sekaligus bersilaturahmi dengan kepala sekolah, guru, dan siswa SD, SMP, serta TK.
Blusukan ini dilakukan Neil Aldrin usai menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Lahat.
Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Plt. Sekretaris Disdikbud Lahat, Heriyanto, S.Pd., M.M., dan Kepala Bidang Kebudayaan, H. Febriansyah, S.Pd M.Pd. Tanpa jeda, rombongan langsung bergerak menyerap aspirasi dan memotret kondisi riil fasilitas pendidikan di lapangan.
Dalam sehari, Kadisdik beserta jajaran meninjau 5 sekolah di Merapi Selatan, yakni SD Negeri 5 Merapi Selatan, SD Negeri 1 Merapi Selatan, SMPN 1 Merapi Selatan, SMPN 2 Merapi Selatan, dan TK Pembina Merapi Selatan. Fokus utama: ruang kelas, toilet, dan ruang guru yang rusak atau butuh perbaikan.
“Setelah kami periksa, semua akan kami dokumentasikan dan siapkan laporannya. Ini sesuai pesan pimpinan kami, Bapak Bupati H. Bursah Zarnubi dan Ibu Wabup Widia Ningsih,” tegas Neil Aldrin saat ditemui di SMPN 1 Merapi Selatan.
Ia menjelaskan, Bupati dan Wabup Lahat menginstruksikan agar seluruh sekolah yang telah ditinjau dibuatkan laporan lengkap. Mulai dari kondisi ruang kelas, WC, hingga sarana lainnya.
“Pesan beliau jelas. Dalam 5 tahun kepemimpinan, insyaallah seluruh ruang kelas dan terutama WC di sekolah-sekolah sudah bisa teratasi. Ini komitmen Bapak Bupati Bursah Zarnubi dan Ibu Wabup Widia Ningsih untuk pendidikan Lahat,” ujar Neil.
Ditanya soal perbaikan di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Neil Aldrin tetap optimistis. Ia menegaskan, sektor pendidikan memiliki mandatory spending 20% dari APBD yang wajib dianggarkan.
“Alhamdulillah, walaupun terjadi efisiensi, untuk Dinas Pendidikan ada mandatory spending. Anggarannya wajib 20%, tidak boleh kurang, lebih boleh. Jadi memang ada pengaruh, tapi insyaallah di APBD Perubahan ke depan anggaran kita kembali normal,” jelasnya.
Karena itu, perbaikan infrastruktur sekolah tetap menjadi prioritas. Dokumentasi dan laporan hasil tinjauan sekolah baik di Merapi Selatan dan di kecamatan lain nya akan menjadi dasar pengusulan perbaikan, baik melalui APBD, Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK), maupun optimalisasi Dana BOS serta dana revitalisasi program dari kemendikdasmen.
Pada kesempatan itu, Neil Aldrin juga menyampaikan pesan Bupati dan Wabup Lahat kepada para guru dan kepala sekolah.
“Harapan kami, sesuai pesan pimpinan, para guru dan kepala sekolah mensupport penuh Dinas Pendidikan dalam menjalankan program yang direncanakan Bapak Bupati Bursah Zarnubi dan Ibu Wabup Widia Ningsih. Tujuannya agar ke depan infrastruktur dan sarana pendidikan dalam kondisi baik,” kata Neil.
Ia menekankan, visi-misi Bupati dan Wabup Lahat menempatkan pendidikan sebagai pilar utama kemajuan daerah. Perbaikan sekolah adalah langkah konkret untuk memastikan anak-anak Lahat belajar di ruang yang layak, aman, dan nyaman.
“Dukungan guru adalah kunci. Dengan sinergi kuat, insyaallah cita-cita Bapak Bupati dan Ibu Wabup menjadikan dunia pendidikan Lahat lebih baik akan terwujud. Ini demi masa depan anak-anak kita, demi Lahat yang lebih maju,” pungkas Neil Aldrin.
Langkah cepat Kadisdik bersama Plt. Sekretaris Heriyanto dan Kabid Kebudayaan Febriansyah ini mendapat apresiasi para guru. Mereka optimistis, dengan perhatian langsung dari jajaran Disdikbud serta arahan jelas dari Bupati Bursah Zarnubi dan Wabup Widia Ningsih, dunia pendidikan Lahat akan naik kelas.









