LAHAT – Milad Pemuda Muhammadiyah ke-94 pada 2 Mei 2026 bukan sekadar seremoni tahunan. Bagi kader di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Lahat, momentum ini menjadi ruang refleksi dan peneguhan komitmen untuk terus hadir sebagai pemuda negarawan yang berintegritas.
Di usia yang kian matang, Pemuda Muhammadiyah telah membuktikan diri sebagai garda terdepan penjaga nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan di tengah derasnya dinamika zaman.
Tahun ini, Milad ke-94 mengusung tema inspiratif, “Bertumbuh dan Mekar Untuk Indonesia Jaya”. Tema ini menegaskan bahwa angka 94 bukan sekadar penanda usia, melainkan jejak panjang karya, pengabdian, dan semangat yang terus tumbuh, mengakar, dan memberi manfaat bagi kemajuan Indonesia.
Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Lahat, Nope Priasadi, menegaskan bahwa menjadi kader Pemuda Muhammadiyah adalah proses panjang yang lahir dari pengabdian tulus.
“Mengaku sebagai kader persyarikatan bukan hanya diucapkan atau sekadar memiliki NBM, tetapi dibuktikan dengan gerakan nyata untuk Muhammadiyah, bangsa, dan umat,” tegas Nope.
Ia menambahkan, sebagai organisasi otonom Persyarikatan Muhammadiyah, Pemuda Muhammadiyah tidak cukup hanya aktif dalam dakwah. Lebih dari itu, harus hadir sebagai kekuatan moral dan sosial yang mengawal arah perjalanan Republik Indonesia.
Di tengah gempuran globalisasi, krisis moral, hingga polarisasi sosial, peran pemuda negarawan kian relevan. Pemuda Muhammadiyah dituntut berpikir kritis, bertindak bijak, menjaga keutuhan NKRI, memperkuat demokrasi, serta memastikan keadilan sosial benar-benar dirasakan rakyat.
“Semangat berkhidmat untuk agama, Persyarikatan Muhammadiyah, bangsa, dan negara harus menjadi napas perjuangan yang nyata, bukan sekadar slogan,” ujar Nope.
Milad ke-94 ini menjadi penanda bahwa Pemuda Muhammadiyah akan terus bertumbuh, mekar, dan memberi solusi. Bukan hanya untuk internal persyarikatan, tetapi untuk Indonesia yang lebih adil, maju, dan bermartabat.
(Ali).









