• Palembang
  • Lahat
  • Muara Enim
  • Empat Lawang
  • Pagaralam
  • Musi Rawas
    • Musi Rawas Utara (Muratara)
  • Lubuklinggau
  • Nasional
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
  • Register
  • Berita Otomotif
  • Berita Olahraga
  • Kejahatan
  • Nissan
  • Bulutangkis
  • DKI Jakarta
  • gerindra
No Result
View All Result
Warta Bianglala
Advertisement
  • Berita Otomotif
  • Berita Olahraga
  • Kejahatan
  • Nissan
  • Bulutangkis
  • DKI Jakarta
  • gerindra
No Result
View All Result
Warta Bianglala
No Result
View All Result
Home Kabar Hari Ini

Di Balik Efisiensi Rp 430 Miliar, Anak Sekolah di Lahat Masih Krisis Air Bersih

Aan Jasudra by Aan Jasudra
4 September 2025
in Kabar Hari Ini, Pemerintahan, Pendidikan, Perusahaan, Uncategorized
0 0
0
Di Balik Efisiensi Rp 430 Miliar, Anak Sekolah di Lahat Masih Krisis Air Bersih
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

wartabianglala.com, Lahat – Di tengah riuhnya kabar keberhasilan Pemerintah Kabupaten Lahat menghemat anggaran hingga Rp 430 miliar dari hasil efisiensi, ada kenyataan getir yang tak bisa diabaikan: krisis air bersih masih menghantui sebagian besar masyarakat, bahkan sekolah-sekolah.

Pemerintah Kabupaten Lahat belakangan kerap menyuarakan pencapaian penghematan besar-besaran anggaran daerah. Angka itu bahkan dibanggakan langsung di hadapan Gubernur, Menteri, hingga Presiden. Namun di balik gegap gempita klaim efisiensi, tersisa tanda tanya besar: mengapa kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih masih terabaikan?

Potret krisis ini salah satunya terlihat dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lematang Lahat. Data menunjukkan, PDAM Tirta Lematang Lahat baru mampu mengaliri sekitar 8.000-an rumah. Padahal, kategori “sehat” bagi PDAM di hanya bisa dicapai bila mampu mengaliri 16.000-an rumah. Artinya, pelayanan air bersih di Kabupaten Lahat masih jauh dari kata ideal.

Lebih menyedihkan lagi, kondisi lapangan memperlihatkan fakta bahwa kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di desa-desa sekitar ibu kota kabupaten, masih terkatung-katung.

Ambil contoh di Desa Tanjung Payang, Kecamatan Lahat Selatan. Sejumlah sekolah di wilayah ini harus membeli air untuk mengisi tandon. Sumur bor tak bisa diandalkan karena tidak ada sumber air tanah yang terdeteksi. Jalan satu-satunya adalah menampung hujan, atau merogoh kocek tambahan untuk membeli air bersih, terutama saat kemarau tiba.

“Kalau hujan, kami bisa menampung. Tapi saat kemarau, kami harus membeli air untuk kebutuhan sekolah,” tutur salah satu kepala sekolah ketika ditemui wartawan. Menurutnya, solusi paling realistis hanyalah bila PDAM masuk ke wilayah ini.

Padahal, sekolah adalah tempat yang sarat aktivitas, pusat pendidikan generasi penerus bangsa. Bayangkan, bagaimana sebuah sekolah dapat menjalankan kegiatan belajar dengan baik jika kebutuhan dasar seperti air saja masih menjadi barang langka?

Seorang wali murid yang anaknya tinggal di asrama sekolah juga mengaku sangat prihatin dengan kondisi ini.

“Saya baru tahu kalau air di sekolah ternyata harus beli dan ditampung di tedmon. Sangat miris rasanya, apalagi anak saya tinggal di asrama. Aktivitas mereka banyak, keperluan air juga tidak sedikit. Kasihan pihak sekolah yang harus menanggung biaya tambahan hanya untuk air bersih,” ujarnya dengan nada kecewa.

Permasalahan ini juga diakui oleh anggota DPRD Lahat dari Dapil 4, Nopran Marjani. Ia menegaskan bahwa air bersih kini menjadi permasalahan utama di Kabupaten Lahat.

“Pemerintah daerah mestinya menyentuh hal yang paling mendasar. Apa artinya pembangunan megah kalau rakyat masih kesulitan mendapatkan air bersih?” ujarnya. Kamis (04/09).

Nopran menyebut, aspirasi soal air bersih, termasuk untuk sekolah-sekolah di Lahat Selatan, sudah sering disampaikan ke pihaknya. Bahkan dirinya pribadi kerap mengangkat isu ini di forum resmi bersama Pemkab Lahat. Namun, hingga kini, belum ada respon nyata.

Dengan nada sedikit geram, ia menyinggung tentang keberhasilan Pemkab Lahat dalam menekan anggaran sebesar Rp 430 miliar. Menurutnya, jika benar efisiensi itu nyata, seharusnya sebagian kecil saja bisa dialokasikan untuk mengatasi krisis air bersih.

“Untuk menyehatkan PDAM Lahat hanya butuh Rp 40 miliar. Bahkan untuk pembangunan intek khusus Kecamatan Lahat Selatan hanya Rp 25 miliar. Itu jauh lebih kecil dibanding angka efisiensi yang digembar-gemborkan,” ujarnya.

Kini, pertanyaan pun menyeruak. Bagaimana sebenarnya dana efisiensi sebesar Rp 430 miliar itu digunakan? Apakah sudah dimanfaatkan untuk kebutuhan rakyat, atau baru akan masuk dalam rancangan APBD tahun 2026?

Jika demikian, maka publik masih harus menunggu. Sementara itu, warga desa, sekolah, bahkan pusat pendidikan generasi muda, harus terus berjibaku dengan tedmon kosong, sumur kering, dan air hujan yang hanya musiman.

Pembangunan yang digadang-gadang berbasis ketahanan pangan, infrastruktur, dan sektor lain memang penting. Tetapi, bagaimana mungkin bicara ketahanan pangan tanpa memastikan air bersih sebagai fondasi utama kehidupan?

Efisiensi anggaran sebesar Rp 430 miliar mungkin terdengar mengagumkan di atas panggung politik. Namun di lorong-lorong sekolah, di halaman rumah warga, hingga di pipa-pipa PDAM yang belum mengalir, ada cerita lain: tentang anak-anak yang menunggu air bersih, tentang guru yang cemas mencari suplai air, dan tentang masyarakat yang bertanya kapan janji pembangunan menyentuh kebutuhan paling dasar mereka.

Kini, persoalan air bersih di Kabupaten Lahat masih menggantung jawabannya di langit pemerintahan. Pertanyaannya sederhana: kapan air bisa benar-benar mengalir sampai ke rumah rakyat?

Aan Jasudra

Aan Jasudra

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bupati Lahat Lantik Pejabat Baru dan Plt, Tegaskan Integritas serta Kinerja Nyata

Bupati Lahat Lantik Pejabat Baru dan Plt, Tegaskan Integritas serta Kinerja Nyata

21 April 2026
Mengenal Lebih Dekat Dr. Izromaita: Putra Daerah “Lulusan Terbaik” yang Kini Menakhodai Birokrasi Kabupaten Lahat

Mengenal Lebih Dekat Dr. Izromaita: Putra Daerah “Lulusan Terbaik” yang Kini Menakhodai Birokrasi Kabupaten Lahat

21 April 2026
Resmi Dilantik, Sekda Lahat Targetkan Evaluasi OPD Tuntas dalam Satu Bulan

Resmi Dilantik, Sekda Lahat Targetkan Evaluasi OPD Tuntas dalam Satu Bulan

21 April 2026
Dari Kapur Tulis hingga Kursi Kadis: Jejak Inspiratif Sang “ASN Inspiratif” Hasperi Susanto

Dari Kapur Tulis hingga Kursi Kadis: Jejak Inspiratif Sang “ASN Inspiratif” Hasperi Susanto

21 April 2026
Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

0
Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Dari Lematang untuk Bumi: Aksi Nyata AMAL Tebar 5.000 Benih Ikan di Hari Bumi 2026

Dari Lematang untuk Bumi: Aksi Nyata AMAL Tebar 5.000 Benih Ikan di Hari Bumi 2026

2 Mei 2026
Hardiknas 2026, Kadisdik Lahat: Kolaborasi Bupati, Wabup, dan Sekda Jadi Kunci Cetak SDM Unggul

Hardiknas 2026, Kadisdik Lahat: Kolaborasi Bupati, Wabup, dan Sekda Jadi Kunci Cetak SDM Unggul

2 Mei 2026
MILAD KE-94, PEMUDA MUHAMMADIYAH LAHAT TEGASKAN KOMITMEN: JADI PEMUDA NEGARAWAN, BERTUMBUH UNTUK INDONESIA JAYA

MILAD KE-94, PEMUDA MUHAMMADIYAH LAHAT TEGASKAN KOMITMEN: JADI PEMUDA NEGARAWAN, BERTUMBUH UNTUK INDONESIA JAYA

2 Mei 2026
USAI UKK, ANDRIANSYAH OPTIMIS NAHKODAI DPC PKB LAHAT: SIAP JALANKAN AMANAH GUS IMIN MENANGKAN PKB DARI PUSAT HINGGA DAERAH

USAI UKK, ANDRIANSYAH OPTIMIS NAHKODAI DPC PKB LAHAT: SIAP JALANKAN AMANAH GUS IMIN MENANGKAN PKB DARI PUSAT HINGGA DAERAH

1 Mei 2026

Recent News

Dari Lematang untuk Bumi: Aksi Nyata AMAL Tebar 5.000 Benih Ikan di Hari Bumi 2026

Dari Lematang untuk Bumi: Aksi Nyata AMAL Tebar 5.000 Benih Ikan di Hari Bumi 2026

2 Mei 2026
Hardiknas 2026, Kadisdik Lahat: Kolaborasi Bupati, Wabup, dan Sekda Jadi Kunci Cetak SDM Unggul

Hardiknas 2026, Kadisdik Lahat: Kolaborasi Bupati, Wabup, dan Sekda Jadi Kunci Cetak SDM Unggul

2 Mei 2026
MILAD KE-94, PEMUDA MUHAMMADIYAH LAHAT TEGASKAN KOMITMEN: JADI PEMUDA NEGARAWAN, BERTUMBUH UNTUK INDONESIA JAYA

MILAD KE-94, PEMUDA MUHAMMADIYAH LAHAT TEGASKAN KOMITMEN: JADI PEMUDA NEGARAWAN, BERTUMBUH UNTUK INDONESIA JAYA

2 Mei 2026
USAI UKK, ANDRIANSYAH OPTIMIS NAHKODAI DPC PKB LAHAT: SIAP JALANKAN AMANAH GUS IMIN MENANGKAN PKB DARI PUSAT HINGGA DAERAH

USAI UKK, ANDRIANSYAH OPTIMIS NAHKODAI DPC PKB LAHAT: SIAP JALANKAN AMANAH GUS IMIN MENANGKAN PKB DARI PUSAT HINGGA DAERAH

1 Mei 2026

Follow Us

Browse by Category

  • Agama
  • Apps
  • Artikel
  • Bali
  • Bandar Agung
  • Bandar Jaya
  • Banyuasin
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Business
  • Cerpen
  • Desa
  • E-Sport
  • Ekonomi & Bisnis
  • Empat Lawang
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Essay
  • Fashion
  • Feature
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Gumay Talang
  • Gumay Ulu
  • Gunung Gajah
  • Health
  • IPTEK
  • Jakarta
  • Japehan Kang Yardi
  • Jarai
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Kabar Hari Ini
  • Kaltim
  • Kecamatan
  • Kejadian besar hari ini
  • Kelurahan
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Kikim Barat
  • Kikim Selatan
  • Kikim Tengah
  • Kikim Timur
  • Kisah Inspiratif
  • KKN (Korupsi
  • Kota Agung
  • Kota Baru
  • Kota Jaya
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Lahat
  • Lahat
  • Lahat Selatan
  • Lahat Tengah
  • Lakalantas
  • Lampung
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Literasi
  • Lubuklinggau
  • Malaysia
  • Merapi Barat
  • Merapi Selatan
  • Merapi Timur
  • Mobile
  • Movie
  • Muara Enim
  • Muara Payang
  • Mulak Sebingkai
  • Mulak Ulu
  • Musi Banyuasin (Muba)
  • Musi Rawas
  • Musi Rawas Utara (Muratara)
  • Music
  • Narkotika
  • Nasional
  • Nepotisme)
  • News
  • Obituari
  • Ogan Ilir (OI)
  • Ogan Komering Ilir (OKI)
  • Ogan Komering Ulu (OKU)
  • OKU Selatan
  • OKU Timur
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas dan Komunitas
  • Otomotif
  • Pagar Agung
  • Pagar Gunung
  • Pagaralam
  • Pajar Bulan
  • Palembang
  • Pali
  • pangkal Pinang
  • Pangkalpinang
  • Pariwisata
  • Parlemen – DPR
  • Pasar Baru
  • Pasar Bawah
  • Pasar Lama
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Penukal Abab
  • Pertanian
  • Perusahaan
  • Pilkada Lahat 2024
  • Politics
  • Politik
  • Porprov XIV Kabupaten Lahat
  • Prabumulih
  • Profil
  • Pseksu
  • Puisi
  • Pulau Pinang
  • RD PJKA
  • Review
  • Riau
  • Sastra
  • Science
  • Seni & Budaya
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sports
  • Startup
  • Suka Merindu
  • Sumbar
  • Surat buat Cik Ujang
  • Surat Cinta buat Kak Wari
  • Talang Jawa Selatan
  • Talang Jawa Utara
  • Tanggerang
  • Tanjung Sakti PUMI
  • Tanjung Sakti PUMU
  • Tanjung Tebat
  • Tech
  • TNI & Polri
  • Travel
  • Uncategorized
  • World
  • Yogyakarta
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Karir
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan

© 2026 by Ricko Hazadi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Palembang
  • Lahat
  • Muara Enim
  • Empat Lawang
  • Pagaralam
  • Musi Rawas
    • Musi Rawas Utara (Muratara)
  • Lubuklinggau
  • Nasional

© 2026 by Ricko Hazadi

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?