Lahat — Sebuah peristiwa yang mengguncang nurani publik terjadi di Kabupaten Lahat. Seorang ibu lanjut usia, S.A (63), meregang nyawa secara tragis di tangan anak kandungnya sendiri. Lebih dari sekadar pembunuhan, peristiwa ini menyisakan luka mendalam karena disertai tindakan mutilasi yang sulit diterima akal sehat.
Awalnya, korban dilaporkan “menghilang” selama hampir sepekan. Ketiadaannya menimbulkan kegelisahan di kalangan keluarga, hingga akhirnya kecurigaan mengarah pada aktivitas janggal di kebun milik korban. Informasi warga mengenai adanya penggalian tanah membuka tabir peristiwa yang selama ini tersembunyi rapat.
Kecurigaan tersebut mengerucut pada sosok A.F, anak kandung korban. Saat lokasi yang dimaksud dibongkar, fakta mengerikan pun terungkap. Tiga karung plastik berisi potongan tubuh manusia ditemukan terkubur, menguatkan dugaan adanya upaya sistematis untuk menghilangkan jejak kejahatan.
Peristiwa ini tidak hanya mencerminkan tindakan kekerasan ekstrem, tetapi juga menunjukkan adanya perencanaan yang dingin dan terstruktur.
Pelaku sempat melarikan diri usai kejadian. Namun, aparat dari Polres Lahat bergerak cepat dan berhasil mengamankan A.F dalam waktu singkat. Penangkapan tersebut sekaligus membuka fakta lain yang tak kalah mencengangkan.

Dari hasil pemeriksaan awal, motif yang terungkap berkaitan dengan ketergantungan terhadap judi online jenis slot. Pelaku diduga berada dalam tekanan akibat kekalahan beruntun dan persoalan ekonomi yang menghimpit, hingga pada titik tertentu kehilangan kendali dan melakukan tindakan fatal terhadap orang terdekatnya sendiri.
Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, SIK., MIK, melalui jajaran Humas menyampaikan bahwa pelaku saat ini telah diamankan dan masih menjalani proses pemeriksaan intensif oleh penyidik Satreskrim.
“Pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam proses pendalaman,” ujar pihak kepolisian.
Tragedi ini menjadi cerminan nyata dari dampak destruktif perjudian daring yang kian merambah ruang-ruang privat masyarakat. Apa yang kerap dianggap sekadar hiburan, dalam kenyataannya dapat berkembang menjadi ketergantungan yang berujung pada tekanan psikologis, konflik, hingga tindakan kriminal.
Fenomena judi online, khususnya slot, bukan lagi hal asing di berbagai daerah di Sumatera Selatan. Dari ruang publik hingga ranah personal, praktik ini menyebar tanpa kontrol yang memadai, membawa konsekuensi sosial yang semakin nyata.
Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Lahat untuk keperluan autopsi. Sementara itu, pihak kepolisian terus mendalami kasus ini, termasuk menelusuri kemungkinan adanya faktor lain yang turut melatarbelakangi peristiwa tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat berwenang.
Lebih dari sekadar tindak kriminal, peristiwa ini menjadi peringatan serius. Ketika ketergantungan dibiarkan tumbuh tanpa kendali, yang dipertaruhkan bukan hanya stabilitas individu, melainkan juga keselamatan keluarga, bahkan nyawa manusia.









