Puisi Aan Kunchay : KEDATANGAN

Kedatangan

Tiada niatan menyilau tuan
Anggun merona merah daku suguhkan
Sedia daku membungkuk badan
Susun jari di penghambaan
Engkaulah tuan, Dialah Tuhan

Sebelum dekat
Sebelum hangat
Syair-syair pun dilayangkan
Irama musik bersahutan
Dibawa angin Bukit Barisan

Di kepala Serelo menjulang
Di langkah setenang Lematang
Di hati tiada melebihkan:
“Injik, anjam nian. Menjejak tuan di perbatasan, membawa cinta junjung berkawan, telah bersanak kita sejalan. Nun, kembangkan senyuman!”

Sebelum sanggan daku suguhkan
Gemulai tangan, pandak setak kuisyaratkan
“Tiada kupandang tuan membawa apa
Tiada terbeda bila nama bagai tiada
Cukuplah tuan bersahaja
Kita Melayu, tunduk pada-Nya”

Sebelum sanggan daku suguhkan
Mehegang keting setak kanan
Bukan mengguru, saling ingatkan:
“Datanglah, seimbang ayunkan langkah
Pastikan pundak pastikan tangan
Memanggul hak pun kewajiban”

Sebelum sanggan daku suguhkan
Dengan duduk kupastikan:
“Walau tiada mahkota tuan
Meski tiada berkuda tuan
Meski lusuh berbaju tuan
Agung tuan dalam penghormatan
Kate Betaruh Seganti Setungguan”

Sanggan siheh daku hantarkan
Walau sedikit kecaplah tuan
Sangganku menampung budi
Sihehku merendah hati
Ini gerbang sudah dibuka
Tuan melangkah, dunsanak sudah

Lahat, 22 November 2020

Pos terkait