• Palembang
  • Lahat
  • Muara Enim
  • Empat Lawang
  • Pagaralam
  • Musi Rawas
    • Musi Rawas Utara (Muratara)
  • Lubuklinggau
  • Nasional
Sabtu, Mei 23, 2026
  • Login
  • Register
  • Berita Otomotif
  • Berita Olahraga
  • Kejahatan
  • Nissan
  • Bulutangkis
  • DKI Jakarta
  • gerindra
No Result
View All Result
Warta Bianglala
Advertisement
  • Berita Otomotif
  • Berita Olahraga
  • Kejahatan
  • Nissan
  • Bulutangkis
  • DKI Jakarta
  • gerindra
No Result
View All Result
Warta Bianglala
No Result
View All Result
Home Feature

Tradisi Pemanfaatan Tengkiang Terabaikan

Aan Jasudra by Aan Jasudra
16 Juni 2022
in Feature, Kabar Hari Ini, Lahat, Pariwisata, Seni & Budaya
0 0
0
Tradisi Pemanfaatan Tengkiang Terabaikan
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Soufie Retorika dan Amrita RH Terang

Peninggalan masa lalu tentang aktifitas masyarakatnya di Kabupaten Lahat banyak penulis lihat di wilayah wilayah terpencil, dan sayangnya pemanfaatan mulai diabaikan. Bumi Seganti Setungguan adalah julukan bagi Lahat, negeri elok yang kaya akan kekayaan sejarah serta budaya.

Tengkiang, kata ini penulis dapat sekitar tahun 2015 ketika berjalan-jalan ke area persawahan di desa yang dianggap masih memiliki banyak peninggalan. Antara lain seperti di Kecamatan Kota Agung dan Tanjung Tebat, Lahat. Tengkiang artinya lumbung padi seperti penuturan masyarakat setempat. Letak tengkiang biasanya tak jauh dari ladang atau sawah, dibuat seperti pondok panggung kecil tanpa jendela. Dinding yang menjadi khas tengkiang terbuat dari bambu yang dipipihkan yang dinamakan Pelupuh. Atapnya pada jaman dahulu terbuat dari kulit kayu yang dikeringkan, disusun dan dianyam rapi berwarna kehitaman. Di samping tengkiang barulah dibuat pondok oleh petani atau peladang.

Sayangnya saat ini sangat jarang dijumpai Tengkiang atau pondok di ladang atau sawah menggunakan atap kulit kayu. Kebanyakan sudah menggunakan seng yang dipaku ke kerangka atap. Ternyata keberadaan tengkiang tidak hanya di Lahat, tapi ada di Pagaralam, Muara Enim terutama daerah Semendo, dan Empat Lawang. Referensi yang penulis dapat tentang tengkiang juga tidak terlalu banyak. Dari cerita mulut ke mulut jika saat panen, pada jaman dahulu masyarakat mengumpulkan batang batang padi segerombolan bertumpuk tumpuk disusun dalam tengkiang yang beralas lantai papan.

Tak jauh dari sekumpulan batang padi yang terikat dan kering di lumbung, ada nyiru yang bentuknya seperti tampah dari anyaman bambu dan rotan untuk menampi gabah. Ada bake atau keranjang rotan yang anyamannya lebih rapat untuk menyimpan beras atau gabah yang sudah dipisahkan dari tangkainya, biasanya ukuran bake bisa menjadi patokan ukuran banyaknya hasil panen, sebelum masyarakat setempat mengenal ukuran berat. Ada lesung kayu untuk menumbuk padi dan antannya (penumbuknya), serta perkakas berkebun lainnya.

Saat ke Dusun III (Talang Gardu), Desa Tanjung Menang, Kecamatan Tanjung Tebat bertemu dengan Nenek Meti (sekitar 65 tahun) dirinya pemilik tengkiang yang dijumpai Tim Ini Lahat Nian, Irfan Witarto, Yardi, Aan Jasudra dan Amrita. Dari keterangan Nenek Meti dirinya diwariskan tengkiang ini dari orang tuanya yang sudah turun temurun.

“Tengkiang ini sudah tidak dipakai lagi, dulu memang dipinjam, dipakai untuk lumbung padi, sekarang kosong, hanya menyimpan peralatan kebun seadanya,” jelasnya

Tengkiang ini terletak di halaman rumah Ibu Meti sudah ada semenjak dusun ini dibuat dan hanya satu-satunya di dusun ini. Banyak dari dusun tetangga yang sering meminjam isinya tapi tidak dikembalikan, karena masih berhubungan keluarga, nenek Meti tidak mengabaikannya.

Di Dusun III (Talang Gardu) ini merupakan kawasan Situs Negeri Celeng atau Situs Talang Gardu. Menurut pengamatan penulis dan keterangan Kadus III Arifin bahwa dahulu di kawasan situs merupakan pemukiman kuno (Dusun Bughuk), lalu berpindah. Jika di Kawasan situs megalitik terdapat tengkiang,ada pemukiman kuno, lesung dan arca mungkinkah dahulu ada keterkaitan satu sama lain.

Menurut Arkeolog Retno Purwanti, bahwa jika dalam suatu pemukiman kuno, terdapat Situs megalitik, berupa arca, lesung dan tengkiang.

“Mungkin saja ada keterkaitan,sebab dalam satu kampung pasti ada rumah, sarana ibadah, tempat persediaan makanan untuk bertahan hidup sebagai satu kesatuan penting,” jelas Retno.

Dalam referensi Buku Etnoekologi Komunikasi Orang Semende Berarti Alam (yang ditulis Dr Yenrizal Tarmizi, Dr Agus Rahmat, dan Prof Johan Iskandar, halaman 107 dan 108 menjelaskan bahwa Tengkiang yang dimaksud masyarakat Semende, bangunan rumah yang memiliki fungsi seperti lazimnya. Akan tetapi warga masih mengelompokkannya sebagai rumah karena bentuk fisiknya seperti rumah, dan sebagian warga yang tidak memiliki dangau (rumah pondok di kebun,ladang, sawah) biasanya tinggal sementara di tengkiang.

Pengertian secara harfiah, Tengkiang diartikan sebagai lumbung padi. Fungsi dasarnya memang untuk tempat menyimpan padi hasil panen. Posisinya di dekat sawah dan dibangun bergandengan dengan rumah dangau.
Dan saat ini memang sudah tidak banyak masyarakat yang membangun atau menggunakan tengkiang. Lumbung padi yang dibuat masyarakat sendiri sudah dipindah ke area yang berdekatan dengan rumah penduduk.

Lahat, 16 Juni 2022

Aan Jasudra

Aan Jasudra

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bupati Lahat Lantik Pejabat Baru dan Plt, Tegaskan Integritas serta Kinerja Nyata

Bupati Lahat Lantik Pejabat Baru dan Plt, Tegaskan Integritas serta Kinerja Nyata

21 April 2026
Mengenal Lebih Dekat Dr. Izromaita: Putra Daerah “Lulusan Terbaik” yang Kini Menakhodai Birokrasi Kabupaten Lahat

Mengenal Lebih Dekat Dr. Izromaita: Putra Daerah “Lulusan Terbaik” yang Kini Menakhodai Birokrasi Kabupaten Lahat

21 April 2026
Resmi Dilantik, Sekda Lahat Targetkan Evaluasi OPD Tuntas dalam Satu Bulan

Resmi Dilantik, Sekda Lahat Targetkan Evaluasi OPD Tuntas dalam Satu Bulan

21 April 2026
Dari Kapur Tulis hingga Kursi Kadis: Jejak Inspiratif Sang “ASN Inspiratif” Hasperi Susanto

Dari Kapur Tulis hingga Kursi Kadis: Jejak Inspiratif Sang “ASN Inspiratif” Hasperi Susanto

21 April 2026
Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

0
Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Petir Merenggut Nyawa Petani di Lembak, Satu Meninggal dan Enam Dirawat Intensif

Petir Merenggut Nyawa Petani di Lembak, Satu Meninggal dan Enam Dirawat Intensif

22 Mei 2026
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Muara Enim Monitoring Harga Pangan, Stok Dipastikan Aman

Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Muara Enim Monitoring Harga Pangan, Stok Dipastikan Aman

21 Mei 2026
Karang Taruna Kabupaten Lahat: Antara Harapan dan Kepentingan

Karang Taruna Kabupaten Lahat: Antara Harapan dan Kepentingan

21 Mei 2026
Duka di Sungai Lematang, Warga Tanjung Jambu Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hilang Dua Pekan

Duka di Sungai Lematang, Warga Tanjung Jambu Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hilang Dua Pekan

21 Mei 2026

Recent News

Petir Merenggut Nyawa Petani di Lembak, Satu Meninggal dan Enam Dirawat Intensif

Petir Merenggut Nyawa Petani di Lembak, Satu Meninggal dan Enam Dirawat Intensif

22 Mei 2026
Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Muara Enim Monitoring Harga Pangan, Stok Dipastikan Aman

Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Muara Enim Monitoring Harga Pangan, Stok Dipastikan Aman

21 Mei 2026
Karang Taruna Kabupaten Lahat: Antara Harapan dan Kepentingan

Karang Taruna Kabupaten Lahat: Antara Harapan dan Kepentingan

21 Mei 2026
Duka di Sungai Lematang, Warga Tanjung Jambu Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hilang Dua Pekan

Duka di Sungai Lematang, Warga Tanjung Jambu Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hilang Dua Pekan

21 Mei 2026

Follow Us

Browse by Category

  • Agama
  • Apps
  • Artikel
  • Bali
  • Bandar Agung
  • Bandar Jaya
  • Banyuasin
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Business
  • Cerpen
  • Desa
  • E-Sport
  • Ekonomi & Bisnis
  • Empat Lawang
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Essay
  • Fashion
  • Feature
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Gumay Talang
  • Gumay Ulu
  • Gunung Gajah
  • Health
  • IPTEK
  • Jakarta
  • Japehan Kang Yardi
  • Jarai
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Kabar Hari Ini
  • Kaltim
  • Kecamatan
  • Kejadian besar hari ini
  • Kelurahan
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Kikim Barat
  • Kikim Selatan
  • Kikim Tengah
  • Kikim Timur
  • Kisah Inspiratif
  • KKN (Korupsi
  • Kota Agung
  • Kota Baru
  • Kota Jaya
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Lahat
  • Lahat
  • Lahat Selatan
  • Lahat Tengah
  • Lakalantas
  • Lampung
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Literasi
  • Lubuklinggau
  • Malaysia
  • Merapi Barat
  • Merapi Selatan
  • Merapi Timur
  • Mobile
  • Movie
  • Muara Enim
  • Muara Payang
  • Mulak Sebingkai
  • Mulak Ulu
  • Musi Banyuasin (Muba)
  • Musi Rawas
  • Musi Rawas Utara (Muratara)
  • Music
  • Narkotika
  • Nasional
  • Nepotisme)
  • News
  • Obituari
  • Ogan Ilir (OI)
  • Ogan Komering Ilir (OKI)
  • Ogan Komering Ulu (OKU)
  • OKU Selatan
  • OKU Timur
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas dan Komunitas
  • Otomotif
  • Pagar Agung
  • Pagar Gunung
  • Pagaralam
  • Pajar Bulan
  • Palembang
  • Pali
  • pangkal Pinang
  • Pangkalpinang
  • Pariwisata
  • Parlemen – DPR
  • Pasar Baru
  • Pasar Bawah
  • Pasar Lama
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Penukal Abab
  • Pertanian
  • Perusahaan
  • Pilkada Lahat 2024
  • Politics
  • Politik
  • Porprov XIV Kabupaten Lahat
  • Prabumulih
  • Profil
  • Pseksu
  • Puisi
  • Pulau Pinang
  • RD PJKA
  • Review
  • Riau
  • Sastra
  • Science
  • Seni & Budaya
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sports
  • Startup
  • Suka Merindu
  • Sumbar
  • Surat buat Cik Ujang
  • Surat Cinta buat Kak Wari
  • Talang Jawa Selatan
  • Talang Jawa Utara
  • Tanggerang
  • Tanjung Sakti PUMI
  • Tanjung Sakti PUMU
  • Tanjung Tebat
  • Tech
  • TNI & Polri
  • Travel
  • Uncategorized
  • World
  • Yogyakarta
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Karir
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan

© 2026 by Ricko Hazadi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Palembang
  • Lahat
  • Muara Enim
  • Empat Lawang
  • Pagaralam
  • Musi Rawas
    • Musi Rawas Utara (Muratara)
  • Lubuklinggau
  • Nasional

© 2026 by Ricko Hazadi

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?