MUARA ENIM, — Ulah seorang pedagang berinisial D.I., 32, berakhir di balik jeruji. Ia diringkus Satresnarkoba Polres Muara Enim setelah kedapatan menyimpan 25,38 gram sabu di dalam box filter udara sepeda motornya.
Penangkapan terjadi Selasa, 21 Juli 2026 sekitar pukul 19.40 WIB di belakang rumah warga Perumahan Al Musyarofah 6, Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba Iptu A. Yurico, S.E., M.Si., mengatakan penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat soal aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.
“Menindaklanjuti informasi itu, tim langsung melakukan penyelidikan. Saat pelaku berada di belakang rumah warga, petugas langsung mengamankan,” jelas Iptu Yurico, Rabu 22 Juli 2026.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 1 paket sabu seberat 25,38 gram bruto yang dibungkus plastik klip dan isolasi listrik hitam. Barang haram itu disimpan tersembunyi di dalam box filter udara sepeda motor Honda Scoopy warna pink-hitam tanpa nopol.
Selain sabu, polisi juga mengamankan 1 lembar plastik klip, 1 potong isolasi, 1 unit motor Scoopy beserta kunci, dan 1 HP Vivo Y03t warna hijau yang diduga untuk transaksi.
Saat diinterogasi, D.I. mengakui sabu tersebut miliknya. Ia diduga mengedarkan narkoba demi keuntungan pribadi.
Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Muara Enim untuk proses penyidikan lebih lanjut. Barang bukti juga akan dikirim ke Labfor Polda Sumsel.
D.I. dijerat Pasal 114 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana diubah dalam UU No. 1 Tahun 2026. Ancamannya pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi pengedar. Kasus ini masih kami kembangkan untuk mengungkap jaringan di atasnya,” tegas Iptu Yurico.
Ia juga mengimbau masyarakat aktif melapor jika melihat peredaran narkoba. “Sekecil apa pun informasi dari warga sangat membantu kami memberantas narkoba demi menyelamatkan generasi bangsa,” pungkasnya.
(Ali/Pon).










