LAHAT, – Suasana kebersamaan mewarnai Perumahan Rakha, Desa Ulak Lebar, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Sumsel, saat warga menggelar kumpul bersama dengan makan liwetan. Kegiatan dipusatkan di Lapangan Fasum Perum Rakha sebagai ajang silaturahmi sekaligus Halal Bihalal usai Iduladha 1447 H.
Wakil Ketua Forum Perum Rakha Eko mengatakan, kegiatan rutin ini digagas kelompok ibu-ibu perumahan. Senin (1/6).
“Silaturahmi ini sekaligus Halal Bihalal usai Iduladha. Kita saling memaafkan dan mari jaga kekompakan,” ujarnya.
Ketua Forum Rakha Mulyadi mengapresiasi inisiatif ibu-ibu yang menjadi motor kegiatan.
“Apresiasi dan terima kasih untuk ibu-ibu. Semoga jalinan silaturahmi ini terus terjaga,” ucapnya singkat.
Bambang Herawansyah, anggota Forum Serasan Setungguan Sumatera Selatan sekaligus warga setempat, juga menyambut baik kekompakan warga Rakha.
“Inilah suasana warga di tempat kami yang selalu menjaga silaturahmi,” katanya.
Di sela kegiatan, Bambang menyampaikan keluhan warga terkait banjir yang kerap merendam Perum Rakha saat hujan turun. Penyebabnya, kondisi Sungai Ayek Lahangan masih tradisional dan sempit, sehingga sampah menumpuk dan menyumbat aliran air.
“Kapan banjir, air bisa setinggi dada orang dewasa. Kami mohon Pak Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi dan Ibu Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih untuk melakukan normalisasi rutin dan membangun drainase Sungai Lahangan, baik dari hulu hingga hilir sampai pembuangan ke Sungai Lematang,” katanya.
Bambang menuturkan, Bupati Lahat pernah meninjau Perum Rakha tahun 2024 sebelum dilantik. Setelah iti dibangun tembok penahan sungai di satu sisi Ayek Lahangan. Warga berharap pembangunan dilanjutkan ke sisi lainnya.
“Menurut informasi dari Pemdes Ulak Lebar, panjang Sungai Ayek Lahangan tidak hanya melintasi Desa Ulak Lebar, tapi juga desa lain hingga ke Sungai Lematang. Karena itu program normalisasi rutin sangat diperlukan agar sampah bisa dibersihkan. Gotong royong kurang optimal karena warga punya kesibukan masing-masing, sementara titik penumpukan sampah banyak di area kebun warga,” urainya.
Ia menambahkan, Perum Rakha dibangun sekitar 2021 dan sudah dihibahkan ke Pemkab Lahat pada 21 Desember 2023. Serah terima ditandatangani, Pemilik Perumahan, Pj Bupati Lahat Farid, PU Perkim, Camat, dan Kades.
“Kalau dipikir ya usia perumahan kami pada waktu di hibahkan masih seumur jagung, tapi tak apalah karna kami kurang paham ada apa itu, Kami berharap Pemkab, khususnya Pak Bupati dan Ibu Wabup Lahat, dapat memprioritaskan usulan ini.
Status perumahan sudah menjadi aset daerah, sehingga penanganan banjir menjadi tanggung jawab bersama, terkhusus kami mohon dibantu oleh pihak Pemkab karna kami sudah melaksanakan kewajiban kami terkait taat pajak” tutup Bambang.
(Ali).










