Lahat, – Warga Perumahan Rakha, kembali terancam banjir. Setiap kali hujan deras, air sungai Lahangan dan air dari perumahan naik ke rumah-rumah warga, membuat mereka hidup dalam ketidakpastian, tepat nya di Desa Ulak Lebar, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan,
Arwadi merupakan warga perum rakha, mengungkapkan kekecewaannya karena tembok yang dibangun di sungai Lahangan hanya sebelah dan tidak panjang, sehingga tidak efektif mencegah banjir. Jumat (3/4).
“Kami sudah bosan hidup dalam ketakutan setiap kali hujan turun. Tolong, Pak Bupati Bursah Zarnubi, Ibu Wabup Widia, dan Ketua DPRD Lahat Fitrizal, lakukan sesuatu untuk kami,” seru Arwadi.
Arwadi berharap pemerintah dapat melakukan normalisasi rutin untuk kebersihan aliran sungai, terutama di arah perkebunan.
“Kami butuh solusi cepat dan tepat, kami ingin istirahat bersama anak istri dengan nyaman ketika baru pulang kerja” tambah Arwadi, warga lainnya.
Pemerintah, tolong dengar jerit warga Perumahan Rakha, mereka butuh bantuan dan perlindungan dari banjir yang sudah lama menghantui. Jangan biarkan warga terus menderita.
Hal yang sama juga disampaikan Ali merupakan Aktivis sekaligus warga Rakha, dirinya membenarkan bahwa adanya banjir yang selalu menghantui ketika turun hujan.
“Solusi nya pembangunan tembok harus segera dilakukan kembali, dan pihak pemerintah kabupaten dan pemerintah Desa Ulak lebar dapat mengagendakan normalisasi rutin, kalau teknis nya kami serahkan kepada pemerintah,karna kami selaku masyarakat sudah mengikuti kewajiban kami dengan membayar pajak, artinya kami berharap dapat menikmati situasi secara nyaman”ucap Ali.
(Poniman).






