Lahat – Dinamika kepemimpinan di lingkungan birokrasi Kabupaten Lahat belakangan menjadi perhatian sejumlah kalangan, termasuk dari insan pers. Salah satunya datang dari wartawan senior, KMS Ali Ismail SE, yang menilai kepemimpinan birokrasi harus mampu menghadirkan arah yang jelas serta menjaga soliditas di tubuh pemerintahan.
Menurut KMS Ali Ismail SE, dalam sebuah pemerintahan daerah, koordinasi dan garis komando merupakan hal mendasar agar roda birokrasi berjalan efektif dan tidak menimbulkan persepsi yang berbeda di tengah masyarakat.
“Dalam tata kelola pemerintahan, publik tentu berharap adanya kepemimpinan yang kuat, terarah, dan solid. Jangan sampai di mata masyarakat, pemerintahan terlihat berjalan sendiri-sendiri,” ujar KMS Ali saat dimintai pandangannya, Rabu (12/3/2026).
Ia menilai, birokrasi yang sehat harus bertumpu pada sistem koordinasi yang jelas, mulai dari kepala daerah hingga jajaran perangkat daerah. Hal ini penting agar setiap kebijakan maupun kegiatan pemerintahan memiliki satu garis visi yang sama.
Menurutnya, jika koordinasi tidak terbangun dengan baik, maka yang muncul justru berbagai penafsiran di tengah masyarakat, bahkan bisa memunculkan persepsi adanya ketidakharmonisan dalam kepemimpinan.
“Publik sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan siapa yang paling aktif tampil di kegiatan pemerintahan. Yang mereka inginkan adalah hasil nyata dan kerja pemerintahan yang kompak,” katanya.
Lebih lanjut KMS Ali Ismail menegaskan bahwa birokrasi daerah seharusnya mampu menjaga keseimbangan peran antara pimpinan daerah agar tidak menimbulkan kesan rivalitas atau dominasi tertentu dalam menjalankan roda pemerintahan.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam era keterbukaan informasi saat ini, setiap gerak langkah pejabat publik sangat mudah dipantau masyarakat, baik melalui media maupun media sosial.
“Karena itu penting menjaga etika birokrasi, komunikasi internal yang sehat, serta kesamaan arah kebijakan. Jika tidak, yang muncul justru spekulasi di tengah masyarakat,” tambahnya.
KMS Ali berharap kepemimpinan di Kabupaten Lahat dapat terus memperkuat sinergi antar unsur pemerintahan, sehingga program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Yang paling penting adalah bagaimana pemerintahan mampu menunjukkan kerja kolektif. Jika soliditas terjaga, maka kepercayaan publik terhadap birokrasi juga akan semakin kuat,” pungkasnya.
(Poniman).






