• Palembang
  • Lahat
  • Muara Enim
  • Empat Lawang
  • Pagaralam
  • Musi Rawas
    • Musi Rawas Utara (Muratara)
  • Lubuklinggau
  • Nasional
Selasa, Agustus 25, 2026
  • Login
  • Register
  • Berita Otomotif
  • Berita Olahraga
  • Kejahatan
  • Nissan
  • Bulutangkis
  • DKI Jakarta
  • gerindra
No Result
View All Result
Warta Bianglala
Advertisement
  • Berita Otomotif
  • Berita Olahraga
  • Kejahatan
  • Nissan
  • Bulutangkis
  • DKI Jakarta
  • gerindra
No Result
View All Result
Warta Bianglala
No Result
View All Result
Home Kabar Hari Ini

Gerakan Rakyat, Demokrasi, dan Tantangan Kebangsaan

Aan Jasudra by Aan Jasudra
2 September 2025
in Kabar Hari Ini, Lahat
0 0
0
Gerakan Rakyat, Demokrasi, dan Tantangan Kebangsaan
0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
WhatsApp Image 2026-08-05 at 06.56.49
WhatsApp Image 2026-08-05 at 06.54.14
WhatsApp Image 2026-08-05 at 12.24.28
da43919c-8866-4fe7-a3bf-72c340d00531
8157daff-b8d7-4bfc-9ddd-f2ebbe8a95c0
4845db2a-49e3-462d-8933-f8d313dccd55
PHOTO-2026-08-07-21-27-59 (1)
PHOTO-2026-08-07-21-27-59
0da9514f-1c72-42c1-a89d-33a34d394d1e
560243f2-41e5-455b-b3f7-d4e50f155da9
f0c99dfa-8d1b-4ad9-a01b-a3974647f150
be49428f-c1f4-45dc-85f5-62e353e88a92
ada3efae-71d4-449c-b4f2-13bb4be1b230
f2df1ac1-97a9-4e8e-b65e-1584aac826d9
previous arrow
next arrow

Oktaria Saputra,S.E., M.Si.

Ketua Umum DPP PGNR

Gelombang aksi massa 28–31 Agustus 2025 di Jakarta dan sejumlah daerah telah menyita perhatian publik. Ribuan orang turun ke jalan, menyuarakan keresahan yang sejatinya memang nyata. Ekonomi yang kian berat, ketidakadilan yang dirasakan sebagian masyarakat, hingga ketidakpuasan terhadap arah kebijakan negara menjadi latar belakang lahirnya protes. Inilah bukti bahwa demokrasi masih hidup—rakyat masih mau bersuara.

Namun, sebagaimana ditegaskan Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Gerakan Nusantara Raya (PGNR), gerakan rakyat yang murni dan sah itu tidak steril dari kepentingan. Ada indikasi kuat bahwa di balik keresahan yang tulus, ada tangan-tangan politik yang menunggangi, mengarahkan, bahkan memperalat aksi demi agenda kekuasaan. Akibatnya, gerakan rakyat yang seharusnya menjadi kanal aspirasi justru terjebak dalam pusaran instabilitas.

Demokrasi dalam Bayang-Bayang Kepentingan

Hak rakyat untuk berkumpul, menyatakan pendapat, dan berunjuk rasa dijamin oleh konstitusi. Itu adalah inti demokrasi. Tetapi, demokrasi selalu punya sisi rapuh: mudah disusupi kepentingan sempit. Sejarah Indonesia penuh dengan contoh ketika suara rakyat digunakan sebagai alat tawar-menawar politik, bahkan tumbal dalam perebutan kekuasaan.

Gerakan 28–31 Agustus memperlihatkan gejala yang sama. Aspirasi rakyat bercampur dengan intrik politik. Spanduk perjuangan bersisian dengan provokasi, yel-yel idealis berdampingan dengan aksi anarkis. Batas antara aspirasi dan manipulasi menjadi kabur. Inilah yang membuat demokrasi rentan kehilangan martabatnya.

Provokasi, Anarki, dan Politik Adu Domba

PGNR dengan keras mengecam tindakan provokator yang menjadikan aksi sebagai panggung kerusuhan. Pembakaran, perusakan fasilitas umum, hingga benturan dengan aparat adalah bukti bahwa ada skenario di balik layar. Tindakan itu bukan cerminan perjuangan rakyat, melainkan permainan aktor-aktor politik yang haus kekuasaan.

Lebih berbahaya lagi, ada upaya sistematis membenturkan rakyat dengan aparat. Politik adu domba seperti ini jelas merugikan bangsa. Rakyat kehilangan rasa aman, aparat kehilangan wibawa, negara kehilangan stabilitas, sementara kelompok tertentu menuai keuntungan politik.

Sejarah berulang : rakyat selalu menjadi korban. Darah dan air mata tumpah di jalanan, sementara elite berunding di meja kekuasaan.

Aparat: Penjaga atau Pelukai?

PGNR memberi apresiasi kepada TNI–Polri yang menjaga ketertiban. Tanpa kehadiran aparat, situasi bisa jauh lebih kacau. Namun, apresiasi ini disertai catatan keras: aparat harus humanis, profesional, dan proporsional.

Kekerasan terhadap rakyat, betapapun alasannya, tidak bisa dibenarkan. Aparat dituntut menjaga, bukan melukai. Seorang aparat yang menodongkan senjata atau memukul demonstran bukan sedang menegakkan hukum, melainkan meruntuhkan kepercayaan publik. Di era keterbukaan, satu tindakan brutal aparat bisa menjadi bara yang menyulut amarah nasional.

Pemerintah: Mendengar atau Menutup Telinga?

Gerakan rakyat tidak lahir dari ruang hampa. Ia adalah alarm keras yang menandakan ada masalah mendasar: harga kebutuhan yang mencekik, lapangan kerja yang sulit, keadilan sosial yang timpang.

PGNR menegaskan, pemerintah tidak boleh sekadar menyalahkan provokator atau menyebut aksi sebagai ulah politik. Itu jawaban yang terlalu mudah. Yang dibutuhkan rakyat adalah solusi nyata: kebijakan yang berpihak, langkah konkret yang terasa di meja makan rakyat kecil.

Pemerintah harus membuka ruang dialog, bukan menutup diri. Mendengar, bukan membungkam. Responsif, bukan defensif. Karena suara rakyat, sekeras apapun, adalah cermin yang menampilkan wajah negara.

Komitmen Kebangsaan di Tengah Krisis

Di tengah pusaran kepentingan, PGNR mengingatkan pentingnya komitmen kebangsaan. Segala bentuk gerakan yang bertujuan mengguncang stabilitas negara harus ditolak. Indonesia tidak boleh dipecah belah oleh agenda sempit kelompok tertentu.

Rakyat harus tetap kritis, tetapi jangan mau diperalat. Aparat harus tegas, tetapi jangan brutal. Pemerintah harus berdaulat, tetapi jangan tuli. Inilah keseimbangan yang akan menjaga persatuan nasional.

PGNR berdiri di tengah, mengawal kebangsaan, memastikan bahwa demokrasi tidak berubah menjadi anarki, dan perbedaan tidak menjadi permusuhan.

Pelajaran dari Gerakan 28–31 Agustus

Gerakan ini harus menjadi refleksi bersama:
* Bagi rakyat: suara Anda berharga, tapi jangan biarkan diperdagangkan. Demokrasi hanya akan kuat jika rakyat cerdas dan waspada terhadap manipulasi.
* Bagi aparat: tugas Anda menjaga rakyat, bukan melukai. Kekuatan bukan ditunjukkan dengan kekerasan, tetapi dengan ketegasan yang beradab.
* Bagi pemerintah: dengarkan suara rakyat sebelum terlambat. Jangan biarkan keresahan berubah menjadi kemarahan, atau kemarahan menjadi kerusuhan.
Demokrasi yang bermartabat hanya bisa lahir jika semua pihak belajar dari peristiwa ini. Rakyat tetap bersuara, aparat tetap menjaga, pemerintah tetap mendengar, dan bangsa tetap bersatu.

Penutup

Gerakan 28–31 Agustus adalah cermin wajah bangsa hari ini. Wajah yang sedang resah, wajah yang sedang diuji. Tetapi, di balik itu, ada harapan bahwa kita masih punya ruang untuk memperbaiki.

Seperti ditegaskan PGNR:
1. Rakyat punya hak bersuara, tetapi jangan mau diperalat.
2. Aparat wajib menjaga, bukan melukai.
3. Pemerintah harus mendengar, bukan menutup telinga.

Jika tiga prinsip ini dijalankan, maka demokrasi Indonesia tidak akan menjadi alat kekuasaan jangka pendek, melainkan jalan panjang menuju bangsa yang bermartabat, adil, dan bersatu.

Aan Jasudra

Aan Jasudra

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bupati Lahat Lantik Pejabat Baru dan Plt, Tegaskan Integritas serta Kinerja Nyata

Bupati Lahat Lantik Pejabat Baru dan Plt, Tegaskan Integritas serta Kinerja Nyata

21 April 2026
Mengenal Lebih Dekat Dr. Izromaita: Putra Daerah “Lulusan Terbaik” yang Kini Menakhodai Birokrasi Kabupaten Lahat

Mengenal Lebih Dekat Dr. Izromaita: Putra Daerah “Lulusan Terbaik” yang Kini Menakhodai Birokrasi Kabupaten Lahat

21 April 2026
Resmi Dilantik, Sekda Lahat Targetkan Evaluasi OPD Tuntas dalam Satu Bulan

Resmi Dilantik, Sekda Lahat Targetkan Evaluasi OPD Tuntas dalam Satu Bulan

21 April 2026
Dari Kapur Tulis hingga Kursi Kadis: Jejak Inspiratif Sang “ASN Inspiratif” Hasperi Susanto

Dari Kapur Tulis hingga Kursi Kadis: Jejak Inspiratif Sang “ASN Inspiratif” Hasperi Susanto

21 April 2026
Hadiri Panen Raya Jagung di OKU Selatan, Wagub Cik Ujang Tegaskan Komitmen Sumsel Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Hadiri Panen Raya Jagung di OKU Selatan, Wagub Cik Ujang Tegaskan Komitmen Sumsel Dukung Ketahanan Pangan Nasional

1
Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

0
Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
GMNI Lahat Gelar PPAB, Tegaskan Kembali Semangat Marhaenisme di Tepian Sungai Lematang

GMNI Lahat Gelar PPAB, Tegaskan Kembali Semangat Marhaenisme di Tepian Sungai Lematang

24 Agustus 2026
Infaq dan Sedekah Karyawan PAMA Disalurkan, 40 Keluarga di Muara Temiang Terima Paket Sembako

Infaq dan Sedekah Karyawan PAMA Disalurkan, 40 Keluarga di Muara Temiang Terima Paket Sembako

22 Agustus 2026
Polsek Gelumbang Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan, Dua Pelaku Diamankan

Polsek Gelumbang Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan, Dua Pelaku Diamankan

22 Agustus 2026
Kepala, Dewan Guru dan Siswa SMA Muhammadiyah Lahat Galang Dana Untuk Korban Gempa di NTT

Kepala, Dewan Guru dan Siswa SMA Muhammadiyah Lahat Galang Dana Untuk Korban Gempa di NTT

21 Agustus 2026

Follow Us

Recent News

GMNI Lahat Gelar PPAB, Tegaskan Kembali Semangat Marhaenisme di Tepian Sungai Lematang

GMNI Lahat Gelar PPAB, Tegaskan Kembali Semangat Marhaenisme di Tepian Sungai Lematang

24 Agustus 2026
Infaq dan Sedekah Karyawan PAMA Disalurkan, 40 Keluarga di Muara Temiang Terima Paket Sembako

Infaq dan Sedekah Karyawan PAMA Disalurkan, 40 Keluarga di Muara Temiang Terima Paket Sembako

22 Agustus 2026
Polsek Gelumbang Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan, Dua Pelaku Diamankan

Polsek Gelumbang Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan, Dua Pelaku Diamankan

22 Agustus 2026
Kepala, Dewan Guru dan Siswa SMA Muhammadiyah Lahat Galang Dana Untuk Korban Gempa di NTT

Kepala, Dewan Guru dan Siswa SMA Muhammadiyah Lahat Galang Dana Untuk Korban Gempa di NTT

21 Agustus 2026

Browse by Category

  • Agama
  • Apps
  • Artikel
  • Bali
  • Bandar Agung
  • Bandar Jaya
  • Banyuasin
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Business
  • Cerpen
  • Desa
  • E-Sport
  • Ekonomi & Bisnis
  • Empat Lawang
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Essay
  • Fashion
  • Feature
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Gumay Talang
  • Gumay Ulu
  • Gunung Gajah
  • Health
  • IPTEK
  • Jakarta
  • Japehan Kang Yardi
  • Jarai
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Kabar Hari Ini
  • Kaltim
  • Kecamatan
  • Kejadian besar hari ini
  • Kelurahan
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Kikim Barat
  • Kikim Selatan
  • Kikim Tengah
  • Kikim Timur
  • Kisah Inspiratif
  • KKN (Korupsi
  • Kota Agung
  • Kota Baru
  • Kota Jaya
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Lahat
  • Lahat
  • Lahat Selatan
  • Lahat Tengah
  • Lakalantas
  • Lampung
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Literasi
  • Lubuklinggau
  • Malaysia
  • Merapi Barat
  • Merapi Selatan
  • Merapi Timur
  • Mobile
  • Movie
  • Muara Enim
  • Muara Payang
  • Mulak Sebingkai
  • Mulak Ulu
  • Musi Banyuasin (Muba)
  • Musi Rawas
  • Musi Rawas Utara (Muratara)
  • Music
  • Narkotika
  • Nasional
  • Nepotisme)
  • News
  • Obituari
  • Ogan Ilir (OI)
  • Ogan Komering Ilir (OKI)
  • Ogan Komering Ulu (OKU)
  • OKU Selatan
  • OKU Timur
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas dan Komunitas
  • Otomotif
  • Pagar Agung
  • Pagar Gunung
  • Pagaralam
  • Pajar Bulan
  • Palembang
  • Pali
  • pangkal Pinang
  • Pangkalpinang
  • Pariwisata
  • Parlemen – DPR
  • Pasar Baru
  • Pasar Bawah
  • Pasar Lama
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Penukal Abab
  • Pertanian
  • Perusahaan
  • Pilkada Lahat 2024
  • Politics
  • Politik
  • Porprov XIV Kabupaten Lahat
  • Prabumulih
  • Profil
  • Pseksu
  • Puisi
  • Pulau Pinang
  • RD PJKA
  • Review
  • Riau
  • Sastra
  • Science
  • Seni & Budaya
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sports
  • Startup
  • Suka Merindu
  • Sumbar
  • Surat buat Cik Ujang
  • Surat Cinta buat Kak Wari
  • Talang Jawa Selatan
  • Talang Jawa Utara
  • Tanggerang
  • Tanjung Sakti PUMI
  • Tanjung Sakti PUMU
  • Tanjung Tebat
  • Tech
  • TNI & Polri
  • Travel
  • Uncategorized
  • World
  • Yogyakarta
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Karir
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan

© 2026 by Ricko Hazadi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Palembang
  • Lahat
  • Muara Enim
  • Empat Lawang
  • Pagaralam
  • Musi Rawas
    • Musi Rawas Utara (Muratara)
  • Lubuklinggau
  • Nasional

© 2026 by Ricko Hazadi

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?