Sri Meliyana Gelar Sosialisasi Germas Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Covid-19

wartabianglala.com – Anggota Komisi IX DPR-RI dapil II Sumsel Fraksi Partai Gerindra, Ir. Hj. Sri Meliyana menggelar Sosialisasi Germas Protokol Kesehatan dan Vaksinasi Covid-19. Kegiatan yang dilangsungkan di Aula Pertemuan SMKN 2 Lahat ini turut dihadiri Kemitraan dari Direktorat Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dan unsur masyarakat. Rabu (06/08/2021).

Dalam sosialisasi ini Sri Meliyana menyampaikan harapannya terhadap Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat agar kiranya dapat mendirikan layanan kesehatan di tempat masyarakat ramai berkumpul. Seperti di pasar.

“Semisal di pasar disediakan tempat untuk masyarakat bisa ditensi kesehatan, meskipun itu hanya satu meja. Dan untuk masyarakat juga harus saling membantu dengan selalu menjaga kebersihan dan terpenting lagi selalu saling mengingatkan. Nanti akan kami sampaikan ke pusat harus ada tata kelola semacam tempat masker bekas. Karena yang bekas adalah ancaman. Sementara yang baru untuk kesehatan,” ujar Sri Meliyana menjabarkan.

Sebagaimana biasanya penyampaian Sri Meliyana dalam sebuah sosialisasi akan disimak masyarakat dengan tawa bahagia. Hal ini disebabkan Sri Meliyana berkomunikasi dengan baik dan bijak. Diselingi sedikit candaan namun tidak luput dari tema yang disampaikan.

“Ayuk (Sri Meliyana) harapkan untuk masyarakat yang hadir. Masuk menjadi murid keluar menjadi guru. Sampaikan ke masyarakat sekitar anda tentang ilmu yang diperoleh hari ini agar menjadi manfaat bagi semua,” pungkas Sri Meliyana di penghujung sosialisasinya.

Aan, salah seorang warga Kelurahan Pasar Bawah yang hadir sangat berterima kasih kepada Sri Meliyana. Menurutnya, sosialisasi ini sangat bermanfaat.

“Alhamdulillah sosialisasi ini sangat bermanfaat dan membuka luas tentang bagaimana gerakan-gerakan untuk kesehatan bersama dan protokoler kesehatan di tengah masyarakat. Apalagi Ibu Sri menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah masuk di hati dan mudah dicerna. Dalam artian mudah dimengerti karena cara penyampaiannya tidak selalu memakai bahasa yang kurang kami mengerti,” ungkapnya.

(Jatra)

Pos terkait