• Palembang
  • Lahat
  • Muara Enim
  • Empat Lawang
  • Pagaralam
  • Musi Rawas
    • Musi Rawas Utara (Muratara)
  • Lubuklinggau
  • Nasional
Minggu, Mei 31, 2026
  • Login
  • Register
  • Berita Otomotif
  • Berita Olahraga
  • Kejahatan
  • Nissan
  • Bulutangkis
  • DKI Jakarta
  • gerindra
No Result
View All Result
Warta Bianglala
Advertisement
  • Berita Otomotif
  • Berita Olahraga
  • Kejahatan
  • Nissan
  • Bulutangkis
  • DKI Jakarta
  • gerindra
No Result
View All Result
Warta Bianglala
No Result
View All Result
Home Opini

BALADA PEREMPUAN DAN DEFUSI FEMINISME

Aan Jasudra by Aan Jasudra
10 Maret 2021
in Opini
0 0
0
BALADA PEREMPUAN DAN DEFUSI FEMINISME
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Edisi Hari Perempuan Internasioal
Oleh : Audy Azizah

Dari berbagai bacaan, opini yang berkembang, dengar pendapat dalam forum diskusi kalangan intelektual, serta penjajakan terhadap kebiasaan dan perilaku yang terjadi pada lingkungan. Terdapat keresahan yang dimunculkan oleh gerakan patriarki dan gerakan feminisme. Ironisnya, keresahan ini justru memunculkan keresahan baru lagi. Kebiasaan dalam glorified sesuatu masih terus terjadi dan mengakibatkan pemahaman yang keliru yang kemudian kembali menghasilkan gagasan-gagasan baru lagi. Sehingga inilah yang saya sebut sebagai ‘kemunduran karakter’.

Dalam sejarahnya, hari Perempuan Internasional berakar dari keresahan terhadap ketidakadilan yang terjadi. Pada masanya terjadi ketidakadilan pada pembagian upah pekerjaan. Upah pekerja perempuan yang didapat tidak lebih dari setengah upah pekerja laki-laki. Inilah yang memunculkan polemik hingga pegiat perempuan yang gerah akan itu membuat gerakan perlawanan. Suara terhadap ketidakadilan terus digaungkan diberbagai tempat termasuk forum-forum internasional. Beberapa tahun sejak gerakan memperjuangkan hak perempuan disuarakan, ditetapkanlah pada tanggal 8 Maret menjadi Hari Perempuan Internasional. Sejarah ketimpangan. Pada dunia patriarki terdapat pembatasan speak up pada kaum perempuan. Hal ini terjadi karna dua hal, pertama karena menganggap bahwa pengetahuan pada perempuan sangat minim dan kedua karna menghindari konflik, sebab perempuan yang banyak bicara dianggap sebagai orang yang cerewet, ambisius, dan banyak mau. Ironi dalam kehidupan sosial, budaya patriarki ini terjadi oleh lingkungan dan diperkuat oleh lingkungan pula sehingga membuat ketakutan dan keraguan.

Dari budaya patriarki yang berkembang ini kemudian adanya gerakan feminisme. Gerakan yang mengatasnamakan keadilan perempuan. Menyatakan bahwa harus ada kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan baik dalam pekerjaan maupun menyampaikan pendapat. Namun seiring perkembangan zaman terjadi pula perkembangan gagasan yang mengakibatkan pemahaman yang keliru. Dalam gagasan ini menyatakan bahwa perempuan harus ‘bebas’. Bebas melakukan apapun tanpa dihalangi oleh siapapun. Termasuk ketika seorang perempuan ingin memiliki keturunan namun tanpa berhubungan seks, maka perempuan bebas untuk melakukan hal tersebut dengan caranya yang lain. Perempuan bebas untuk mengenakan pakaian dengan model apa saja sekalipun itu bertentangan dengan syariat agama. This so ironic and being dramatic.

Dari sinilah open minded seharusnya berjalan bukan sebagai bahan olokan. Menurut perspektif saya, gerakan mengatasnamakan perempuan dengan menyerukan kata ‘bebas’ adalah sesuatu yang dapat menimbulkan “bablas”. Gerakan feminisme seharusnya ada karena emansipasi dan keluar dari ketidakadilan. Bukan justru memunculkan gagasan baru yang salah sasaran. Hal ini juga dinilai terlalu belakang karena terus menyerukan kesetaraan gender. Padahal jauh sebelum gagasan ini ada, kedudukan perempuan sudah sangat baik. Dan jelas terdapat dalam kitab umat Islam yang menyatakan bahwa kedudukan laki-laki dan perempuan adalah sama. Inilah yang akhirnya saya sebut dengan ‘kemunduran karakter’. Bebas namun bablas karena lalai akan kewajiban dan lupa akan esensi terhadap peran perempuan.

Di akhir, penulis mengharapkan pada semua pembaca kaum perempuan khususnya untuk tetap membuka pikiran dengan tidak mengkotak-kotakkan sesuatu dan memaknainya menjadi pemahaman yang keliru. Feminisme ada harusnya bisa menjadi jalan untuk memperbaiki relasi antara laki-laki dan perempuan, bukan memperkuat atau memperlemah salah satunya. Seperti telaah pikiran melalui gagasan-gagasan Hannah Arendt yang menyatakan bahwa “keterbukaan pikiran akan sangat maksimal ketika berpikir dan menilai dijalankan, karna ada korelasi di antara keduanya, sebab sama-sama membutuhkan kesadaran dan nurani”.

Dalam perayaan Hari Perempuan Internasional bukan semestinya jika perempuan sekadar merayakan dengan sebatas memberi ucapan selamat. Namun lebih dari itu. Perempuan harus bisa menentukan apa yang seharusnya ada dan mengevaluasi apa yang tidak ada lagi. Lalu menilai sesuatu berdasarkan banyak sudut pandang dengan persiapan kehendak. sehingga, dari apa yang dinilai mampu mengetahui mana yang benar, mana yang salah, dan mana yang keliru. Globalisasi menuntut perempuan untuk semakin cerdas, namun menjadi idealis juga harus seimbang dengan memahami timbal rasa. Sehingga ada keseimbangan antara rasa dengan logika dan menilai dengan berpikir.

Selamat Hari Perempuan Internasional.

Aan Jasudra

Aan Jasudra

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bupati Lahat Lantik Pejabat Baru dan Plt, Tegaskan Integritas serta Kinerja Nyata

Bupati Lahat Lantik Pejabat Baru dan Plt, Tegaskan Integritas serta Kinerja Nyata

21 April 2026
Mengenal Lebih Dekat Dr. Izromaita: Putra Daerah “Lulusan Terbaik” yang Kini Menakhodai Birokrasi Kabupaten Lahat

Mengenal Lebih Dekat Dr. Izromaita: Putra Daerah “Lulusan Terbaik” yang Kini Menakhodai Birokrasi Kabupaten Lahat

21 April 2026
Resmi Dilantik, Sekda Lahat Targetkan Evaluasi OPD Tuntas dalam Satu Bulan

Resmi Dilantik, Sekda Lahat Targetkan Evaluasi OPD Tuntas dalam Satu Bulan

21 April 2026
Dari Kapur Tulis hingga Kursi Kadis: Jejak Inspiratif Sang “ASN Inspiratif” Hasperi Susanto

Dari Kapur Tulis hingga Kursi Kadis: Jejak Inspiratif Sang “ASN Inspiratif” Hasperi Susanto

21 April 2026
Hadiri Panen Raya Jagung di OKU Selatan, Wagub Cik Ujang Tegaskan Komitmen Sumsel Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Hadiri Panen Raya Jagung di OKU Selatan, Wagub Cik Ujang Tegaskan Komitmen Sumsel Dukung Ketahanan Pangan Nasional

1
Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

0
Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
Kapolres Muara Enim Pererat Silaturahmi Lewat Olahraga Sepak Bola Bersama Klub Bola Muara Enim

Kapolres Muara Enim Pererat Silaturahmi Lewat Olahraga Sepak Bola Bersama Klub Bola Muara Enim

28 Mei 2026
Humanis Dan Peduli, Polres Muara Enim Sembelij 26 Hewan Kurban

Humanis Dan Peduli, Polres Muara Enim Sembelij 26 Hewan Kurban

27 Mei 2026

Sholat Adul Adha di Masjid Agung, Bupati Edison: Momentum Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian

27 Mei 2026
Hadiri RAT ke-39 KUD Panca Mulya, Kapolsek Rambang Apresiasi Kinerja Tertib dan Aktif

Hadiri RAT ke-39 KUD Panca Mulya, Kapolsek Rambang Apresiasi Kinerja Tertib dan Aktif

25 Mei 2026

Recent News

Kapolres Muara Enim Pererat Silaturahmi Lewat Olahraga Sepak Bola Bersama Klub Bola Muara Enim

Kapolres Muara Enim Pererat Silaturahmi Lewat Olahraga Sepak Bola Bersama Klub Bola Muara Enim

28 Mei 2026
Humanis Dan Peduli, Polres Muara Enim Sembelij 26 Hewan Kurban

Humanis Dan Peduli, Polres Muara Enim Sembelij 26 Hewan Kurban

27 Mei 2026

Sholat Adul Adha di Masjid Agung, Bupati Edison: Momentum Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian

27 Mei 2026
Hadiri RAT ke-39 KUD Panca Mulya, Kapolsek Rambang Apresiasi Kinerja Tertib dan Aktif

Hadiri RAT ke-39 KUD Panca Mulya, Kapolsek Rambang Apresiasi Kinerja Tertib dan Aktif

25 Mei 2026

Follow Us

Browse by Category

  • Agama
  • Apps
  • Artikel
  • Bali
  • Bandar Agung
  • Bandar Jaya
  • Banyuasin
  • Bencana Alam
  • Berita
  • Business
  • Cerpen
  • Desa
  • E-Sport
  • Ekonomi & Bisnis
  • Empat Lawang
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Essay
  • Fashion
  • Feature
  • Food
  • Gadget
  • Gaming
  • Gumay Talang
  • Gumay Ulu
  • Gunung Gajah
  • Health
  • IPTEK
  • Jakarta
  • Japehan Kang Yardi
  • Jarai
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Kabar Hari Ini
  • Kaltim
  • Kecamatan
  • Kejadian besar hari ini
  • Kelurahan
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Kikim Barat
  • Kikim Selatan
  • Kikim Tengah
  • Kikim Timur
  • Kisah Inspiratif
  • KKN (Korupsi
  • Kota Agung
  • Kota Baru
  • Kota Jaya
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Lahat
  • Lahat
  • Lahat Selatan
  • Lahat Tengah
  • Lakalantas
  • Lampung
  • Lifestyle
  • Lingkungan
  • Literasi
  • Lubuklinggau
  • Malaysia
  • Merapi Barat
  • Merapi Selatan
  • Merapi Timur
  • Mobile
  • Movie
  • Muara Enim
  • Muara Payang
  • Mulak Sebingkai
  • Mulak Ulu
  • Musi Banyuasin (Muba)
  • Musi Rawas
  • Musi Rawas Utara (Muratara)
  • Music
  • Narkotika
  • Nasional
  • Nepotisme)
  • News
  • Obituari
  • Ogan Ilir (OI)
  • Ogan Komering Ilir (OKI)
  • Ogan Komering Ulu (OKU)
  • OKU Selatan
  • OKU Timur
  • Olahraga
  • Opini
  • Ormas dan Komunitas
  • Otomotif
  • Pagar Agung
  • Pagar Gunung
  • Pagaralam
  • Pajar Bulan
  • Palembang
  • Pali
  • pangkal Pinang
  • Pangkalpinang
  • Pariwisata
  • Parlemen – DPR
  • Pasar Baru
  • Pasar Bawah
  • Pasar Lama
  • Pembangunan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Penukal Abab
  • Pertanian
  • Perusahaan
  • Pilkada Lahat 2024
  • Politics
  • Politik
  • Porprov XIV Kabupaten Lahat
  • Prabumulih
  • Profil
  • Pseksu
  • Puisi
  • Pulau Pinang
  • RD PJKA
  • Review
  • Riau
  • Sastra
  • Science
  • Seni & Budaya
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sports
  • Startup
  • Suka Merindu
  • Sumbar
  • Surat buat Cik Ujang
  • Surat Cinta buat Kak Wari
  • Talang Jawa Selatan
  • Talang Jawa Utara
  • Tanggerang
  • Tanjung Sakti PUMI
  • Tanjung Sakti PUMU
  • Tanjung Tebat
  • Tech
  • TNI & Polri
  • Travel
  • Uncategorized
  • World
  • Yogyakarta
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Karir
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan

© 2026 by Ricko Hazadi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Palembang
  • Lahat
  • Muara Enim
  • Empat Lawang
  • Pagaralam
  • Musi Rawas
    • Musi Rawas Utara (Muratara)
  • Lubuklinggau
  • Nasional

© 2026 by Ricko Hazadi

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?