Ditinggal Sholat Jumat, Rumah Warga Desa Tanjung Kurung Ilir Ludes Terbakar

LAHAT, wartabianglala.com – Telah terjadi kebakaran 1 buah rumah di Desa Tanjung Kurung Ilir Kecamatan Tanjung Tebat Kabupaten Lahat pada hari ini Jum’at (11-12-2020).

Kebakaran tersebut menghanguskan satu buah rumah milik bapak Sunardin (60) hingga merembet ke rumah Edison (43) anak dari bapak Sunardin. Adapun kronologis kejadian, bahwa bapak Sunardin sedang melaksanakan sholat Jum’at ke masjid, tiba-tiba api sudah membumbung tinggi di atap rumahnya. Pernyataan ini disampaikan Apri pada media ini saat sedang membersihkan puing-puing bangunan.

Dijelaskan Apri, tepat pukul 12:15 WIB api kabut asap tebal telah di atap rumah Sunardin, akhirnya warga langsung bergegas menuju rumah korban sekaligus memberikan bantuan dengan membawa alat seadanya seperti ember. Pada saat itu kaum laki-laki sedang menjalankan sholat Jum’at di masjid, hanya kaum ibu kebanyakan yang datang ke lokasi untuk memberikan bantuan. Sehingga rumah bapak Sunardin yang terbuat dari bahan kayu itu ludes terbakar, dan merembet ke rumah Edison.

“Tepat azan Jumat warga sudah ribut adanya api di atas rumah bapak Sunardin,”terangnya.

Sementara Kapolsek Kota Agung IPTU Hendri Nadi dan Camat Tanjung Tebat Aria Pulun SE MM, setelah mendapatkan kabar dari masyarakat yang memberitahukan bahwa adanya rumah warga yang terbakar, akhirnya langsung datang ke lokasi. Setibanya di lokasi Kapolsek langsung mengecek kondisi kebakaran karena api sudah dipadamkan oleh warga sekitar pukul 13 siang. Dikatakan Hendri, satu rumah ludes terbakar, dan satu lagi hanya dinding sebelah kiri. Adapun kerugian yang dialami oleh bapak Sunardin ditaksir 50 juta rupiah karena satupun barang tak terselamatkan, dan untuk rumah bapak Edison ditaksir mencapai 20 juta rupiah.

“Adapun penyebab kebakaran ini belum dapat dipastikan api bersumber dari mana, beruntung tidak ada korban jiwa dari kebakaran ini,”ungkapnya.

Sementara itu Camat Tanjung Tebat Aria Pulun, di lokasi kebakaran mengatakan, bahwa kebakaran ini telah ia sampaikan kepada pemerintah kabupaten lahat dan dinas sosial. Ia berharap pada keluarga korban agar tetap tabah dalam menerima cobaan ini. Adapun keperluan yang dibutuhkan korban saat ini sembako pakaian, selimut, dan lainnya karena semua barang bapak Sunardin habis tak tersisa.

“Saat ini korban menginap di rumah saudaranya, dan mudah-mudahan secepatnya bantuan sosial seperti kebutuhan pokok dapat tiba secepatnya,”ungkap pria yang sangat akrab dengan masyarakatnya ini.

Tampak di lokasi kebakaran, warga saling bahu membahu untuk membersihkan puing-puing bangunan dan situasi terpantau aman dan kondusif.

Aan Kuncay

Editor : Prima

Pos terkait