LAHAT — Tim futsal Djava berhasil keluar sebagai juara dalam Turnamen Futsal HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang disponsori ADARO. Prestasi tersebut menjadi catatan positif bagi tim yang selama ini dikenal konsisten membina serta memberi ruang bagi regenerasi pemain futsal di Kabupaten Lahat.
Keberhasilan Djava tidak hanya menjadi momentum merayakan kemenangan, tetapi juga menjadi bagian dari proses panjang pembentukan karakter dan pengalaman bagi para pemain muda. Mayoritas pemain yang diturunkan merupakan pelajar kelahiran 2008 ke atas, yang dipadukan dengan sejumlah pemain senior berpengalaman.
Manager Tim Djava, Bang Jun, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian tersebut. Menurutnya, turnamen ini memberikan pengalaman berharga bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun mental bertanding.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa menjadi juara. Yang paling penting bagi kami bukan hanya soal gelar, tetapi bagaimana event ini memberikan pengalaman kepada pemain-pemain muda yang mayoritas masih pelajar,” ujar Bang Jun.

Ia mengatakan, kehadiran pemain senior turut memberikan warna tersendiri bagi skuad Djava. Pengalaman para pemain senior menjadi penyeimbang sekaligus mentor bagi generasi muda yang tengah berkembang.
“Pemain muda kami mendapatkan banyak pelajaran dari pemain senior. Ada Captain Dino dan Asep yang dituakan dalam tim. Kehadiran mereka membantu pemain muda lebih tenang dan percaya diri saat menghadapi pertandingan,” katanya.
Di bawah arahan Head Coach Bang Bob, Djava mampu memadukan semangat pemain muda dengan kematangan pemain senior. Perpaduan tersebut menjadi salah satu kekuatan Djava dalam melewati persaingan turnamen hingga akhirnya mengangkat trofi juara.
Lebih dari sekadar sebuah tim futsal, Djava memiliki perjalanan yang cukup panjang. Tim ini terbentuk sejak 2010 dan hingga kini telah melahirkan tujuh generasi penerus.

Regenerasi menjadi bagian penting dalam perjalanan Djava. Setiap generasi tidak hanya diharapkan mampu mempertahankan eksistensi tim, tetapi juga meneruskan semangat kebersamaan, sportivitas, dan kecintaan terhadap olahraga futsal.
“Djava sudah terbentuk sejak 2010 dan sekarang sudah tujuh generasi yang meneruskan. Jadi, kami ingin Djava bukan hanya dikenal karena prestasinya, tetapi juga karena mampu melahirkan dan memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda untuk berkembang,” tutur Bang Jun.
Gelar juara Turnamen Futsal HUT RI ke-81 ini pun menjadi bukti bahwa proses regenerasi yang dijalankan Djava terus berjalan. Di tengah persaingan olahraga yang semakin kompetitif, Djava memilih untuk tumbuh bersama pemain muda, sembari tetap menjaga peran para pemain senior sebagai teladan di dalam lapangan.
Dengan fondasi pengalaman, regenerasi, serta semangat kebersamaan yang telah dibangun selama lebih dari satu dekade, Djava menunjukkan bahwa sebuah tim tidak hanya dibentuk untuk mengejar kemenangan, tetapi juga untuk menjaga keberlanjutan generasi.
























