Oleh: Kms Ali Ismail, S.E
Ketua Umum Forum Serasan Setungguan Sumatera Selatan (SEMPAT)
Muara Enim – 17 Agustus 2026. Indonesia genap berusia 81 tahun.
Merdeka adalah anugerah. Tapi mengisi kemerdekaan adalah tugas kita bersama. Sesuai Pasal 33 UUD 1945, pembangunan nasional harus untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Dan itu dimulai dari daerah kita: Bumi Serasan Sekundang.
Bendera Merah Putih kembali berkibar. Tapi merdeka yang sesungguhnya adalah ketika anak-anak kita bisa sekolah dengan tenang, orang tua kita berobat dengan mudah, dan anak muda kita punya pekerjaan di kampung sendiri.
Di tanah ini kita punya warisan luhur: “Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul”. Filosofi para Demang dulu. Jauh sebelum ada Bupati dan Gubernur, mereka memimpin bukan dengan kuasa, tapi dengan hati. Musyawarah di berugo. Gotong royong membangun jembatan dan surau.
Nilai itulah yang kami rawat hari ini lewat Forum Serasan Setungguan (SEMPAT). Karena membangun Muara Enim tidak bisa jalan sendiri. Harus beriringan.
Sesuai UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan PP No. 18 Tahun 2016, pemerintah dan masyarakat memang satu napas untuk mewujudkan kesejahteraan. Pilkada sudah selesai. Mari kita lipat perbedaan, dan bentangkan persatuan.
Dukung Pemkab Muara Enim. Bukan hanya dengan tepuk tangan, tapi dengan ide, kritik yang membangun, tenaga, dan doa.
UU No. 9 Tahun 1998 menjamin kita bersuara. Mari bersuara dengan cara Muara Enim: santun, rembuk, dan mengutamakan persaudaraan.
Bayangkan jika di usia kemerdekaan ke-81 ini, semua elemen duduk satu meja. Membicarakan jalan desa, sekolah, dan lapangan kerja. Bukankah “Serasan Sekundang” akan benar-benar hidup?
Kemerdekaan akan terasa kalau pembangunan sampai ke pelosok. Kalau tidak ada lagi yang merasa tertinggal.
Semoga Allah SWT menitipkan kepada kita pemimpin-pemimpin yang amanah. Pemimpin yang ingat sumpah jabatan dan peraturan perundang-undangan. Pemimpin yang hadir untuk rakyat, bukan mencari rakyat.
Bumi Serasan Sekundang adalah rumah kita. Mari kita jaga bersama.
Untuk anak cucu. Untuk Indonesia yang lebih kuat.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.
Mari kuatkan barisan. Jaga persatuan. Dukung pembangunan.
Karena Muara Enim yang maju, lahir dari semangat “Serasan Sekundang” kita hari ini.
(Poniman).
















