LAHAT – Tahapan seleksi Ketua DPC PKB Lahat memasuki fase akhir. Andriansyah, calon kuat Ketua DPC PKB Lahat, resmi menuntaskan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) atau Fit and Proper Test di DPP PKB. Kini, ia tinggal menunggu hasil penetapan dari Dewan Pimpinan Pusat.
Andriansyah yang saat ini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua I DPRD Lahat dari Fraksi PKB, menyatakan kesiapannya membawa gerbong PKB Lahat lebih solid, militan, dan siap tempur menghadapi kontestasi politik ke depan. Jumat (1/5).
“Alhamdulillah, saya baru selesai mengikuti dan menyerahkan seluruh tahapan UKK. Tinggal menunggu hasil. Mohon doanya. Apapun keputusan DPP, kami tegak lurus. Namun jika amanah itu dititipkan ke saya, maka saya siap lahir batin menjalankan visi-misi Ketua Umum Gus Muhaimin Iskandar,” ujar Andriansyah saat dikonfirmasi via WhatsApp, Jumat (1/5/2026).
UKK merupakan mekanisme wajib di tubuh PKB sebelum menetapkan Ketua DPC. Proses ini menguji dua aspek utama: kelayakan dan kepatutan. Kelayakan menyangkut kapasitas, keahlian, pengalaman, serta syarat teknis memimpin partai. Sementara kepatutan mengukur integritas, moral, etika, dan rekam jejak calon.
Dalam UKK, Andriansyah memaparkan makalah visi-misi DPC PKB Lahat 5 tahun ke depan, strategi pemenangan Pileg dan Pilkada, hingga komitmen membesarkan kader. Ia juga menjalani wawancara mendalam soal rekam jejak, LHKPN, pajak, catatan hukum, serta psikotes kepribadian dan gaya kepemimpinan.
“Saya paparkan secara utuh bagaimana DPC PKB Lahat ke depan harus menjadi rumah besar kader. Mesin partai harus panas sejak dini. Target kita jelas menangkan PKB mulai dari Pilpres, Pileg, Pilkada, hingga mendorong kader terbaik PKB menjadi Presiden, Gubernur, dan Bupati/Wali Kota,” tegasnya.
Bekal Andriansyah menahkodai PKB Lahat tidak main-main. Dua periode berturut-turut dipercaya rakyat duduk di DPRD Lahat, dan kini menjabat Wakil Ketua I DPRD, menjadi bukti kapasitas politik dan kedekatan dengan konstituen.
Pengalaman di legislatif itu, kata Andriansyah, akan menjadi energi untuk mengonsolidasikan struktur DPC, DPAC, hingga ranting. Ia berkomitmen menjadikan PKB Lahat sebagai partai modern, terbuka, dan responsif terhadap aspirasi umat.
“Saya siap menjalankan amanah Ketua Umum Gus Muhaimin. PKB Lahat harus jadi contoh DPC yang solid, disiplin berkhidmah, dan satu komando. Tidak ada faksi. Yang ada hanya satu barisan barisan kemenangan PKB,” tandasnya.
Andriansyah berharap panitia UKK di DPP PKB dapat menjadikan rekam jejak, loyalitas, dan kesiapan kader sebagai acuan utama. Ia menegaskan, dirinya akan patuh pada mekanisme partai dan siap mengemban tugas membesarkan PKB di Bumi Seganti Setungguan.
“Keputusan akhir ada di DPP. Saya serahkan sepenuhnya. Namun saya meyakini, PKB butuh nakhoda yang paham medan dan pemetaan wilayah yg kuat. punya basis riil, dan menempat kan kader2 terbaik disetiap dapil dng cara penjaringan yg benar2 memilih kader yg potensi terbukti nyata pada pileg 2024 bisa membawa pkb menjadi wakil pimpinan merebut ketua 1 di dprd kab lahat. Insyaallah, jika dipercaya, saya akan jaga marwah partai dan bawa PKB Lahat naik kelas,” pungkas Andriansyah.
Dengan modal pengalaman, jaringan, dan militansi kader, Andriansyah diyakini mampu membawa DPC PKB Lahat menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan, sekaligus menjadi ujung tombak pemenangan PKB dari pusat hingga daerah.
(Ali).









