LAHAT, SUMSEL – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lahat pada Sabtu (14/03/2026) menyebabkan sejumlah rumah warga di RT 09 RW 03, Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Lahat terendam banjir.
Diduga kuat, banjir tersebut terjadi akibat amblasnya plat dekker atau gorong-gorong yang berada tepat di bawah badan jalan raya, di depan kantor BPJS. Kerusakan itu membuat saluran siring pembuangan air hujan tersumbat sehingga aliran air tidak dapat mengalir dengan lancar.
Ketua RT 09 RW 03 menjelaskan bahwa siring tersebut merupakan saluran utama pembuangan air hujan yang menampung aliran dari hampir seluruh wilayah Kelurahan Bandar Agung, mulai dari kawasan Rumah Makan Sederhana hingga menuju Air Apul.
“Saluran ini merupakan siring inti yang menampung aliran air hujan dari hampir satu kelurahan. Karena gorong-gorong di bawah jalan amblas dan menutup aliran air, maka saat hujan deras air langsung meluap ke permukiman warga,” jelasnya kepada awak media.
Menanggapi kejadian tersebut, Camat Lahat bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan tim terkait telah meninjau langsung lokasi banjir. Namun hingga kini, petugas belum berani melakukan tindakan darurat karena posisi gorong-gorong berada tepat di bawah jalan raya dan dikhawatirkan dapat memicu kerusakan lebih parah pada badan jalan.
Warga setempat mengaku khawatir apabila curah hujan kembali tinggi sementara saluran air masih dalam kondisi rusak dan tersumbat. Mereka menilai potensi banjir susulan masih sangat besar terjadi di kawasan tersebut.
Salah seorang warga terdampak, Kamil, berharap pemerintah segera mengambil langkah perbaikan terhadap gorong-gorong yang rusak tersebut.
“Kami berharap pemerintah, khususnya Pemprov Sumsel, segera memperbaiki gorong-gorong ini. Karena siring ini adalah saluran utama pembuangan air hujan yang mengaliri hampir satu kelurahan,” ujarnya.
Ia menegaskan, apabila kerusakan tersebut tidak segera diperbaiki, banjir berpotensi kembali terjadi dan memperparah kondisi warga yang tinggal di sekitar lokasi.
“Kalau sampai banjir lagi, tentu penderitaan warga akan semakin berat. Kami mohon agar pemerintah segera menindaklanjuti dan memperbaiki gorong-gorong ini supaya aliran air kembali normal,” tegas Kamil penuh harap.






