Kilau Ramadan di SMPN 1 Lahat Selatan: Dari Tadarus Hingga Ketuk Pintu Duafa

LAHAT – Semangat Ramadan tidak hanya terasa di masjid-masjid besar, tetapi juga berdenyut kencang di lingkungan SMPN 1 Lahat Selatan. Melalui rangkaian program bertajuk “Aksi Penuh Berkah Ramadan”, seluruh warga sekolah, mulai dari murid hingga guru bersatu dalam harmoni ibadah dan aksi sosial yang menyentuh hati.

Setiap pagi, sebelum pena menyentuh buku pelajaran, suasana sekolah berubah syahdu dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an. Kegiatan tadarus rutin ini menjadi pembuka hari, bertujuan menanamkan kecintaan mendalam terhadap kitab suci sekaligus memperkokoh karakter religius siswa.

Tak berhenti di situ, sekolah juga menggelar Pesantren Ramadan. Di sini, para murid tidak hanya belajar teori, tetapi menyelami materi pembinaan akhlak dan penguatan nilai ibadah yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Puncaknya, momen Nuzulul Quran diperingati dengan khidmat melalui ceramah inspiratif dari Ustaz Amir Hamzah yang mengingatkan kembali peran Al-Qur’an sebagai kompas hidup.

Waka Kesiswaan, Evy Andriani, S.Pd., menjelaskan bahwa aktivitas spiritual siswa ditingkatkan melalui praktik langsung, seperti salat Dhuha berjamaah hingga salat Tasbih bersama. Namun, puncak dari segala rangkaian ini adalah aksi nyata di lapangan.

Pada Kamis (12/3), melalui program “Ramadan Berbagi”, SMPN 1 Lahat Selatan menyalurkan bantuan kepada masyarakat duafa di Desa Tanjung Payang. Paket sembako yang dibagikan merupakan hasil gotong-royong dan penggalangan dana dari seluruh guru serta warga sekolah.

“Kami ingin para murid tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati yang tajam. Membantu sesama adalah cara terbaik untuk memahami makna Ramadan yang sesungguhnya,” ujar Evy.

Kepala SMPN 1 Lahat Selatan, Ridiansyah, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini adalah bagian dari visi besar sekolah dalam membentuk karakter siswa.

“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Kami ingin menanamkan nilai bahwa berbagi adalah bagian dari identitas mereka sebagai makhluk sosial dan hamba Tuhan,” ungkap Ridiansyah. Beliau berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga Desa Tanjung Payang sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi siswa tentang indahnya memberi.

Melalui langkah nyata ini, keluarga besar SMPN 1 Lahat Selatan berharap nilai-nilai kebaikan yang dipupuk selama Ramadan dapat terus bersemi dalam keseharian siswa dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar.

Pos terkait