LAHAT – Suasana hangat di Pendopoan Rumah Dinas Bupati pada Senin (9/3) menjadi saksi lahirnya sebuah kolaborasi strategis. Pertemuan yang diinisiasi oleh Ketua TP PKK, Ir. Sri Meliyana Bursah, bersama Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, S.H., M.H., melampaui sekadar agenda buka puasa bersama, melainkan menjadi pijakan awal untuk memetakan solusi bagi kemajuan daerah.
Dalam dialog yang penuh keakraban, Sri Meliyana menekankan bahwa tantangan di 360 desa di Kabupaten Lahat memerlukan sentuhan kolektif. Ia mengajak 22 organisasi wanita yang hadir untuk meleburkan atribut dan fokus pada satu tujuan besar: pembangunan yang merata.
“Kita memiliki kekuatan jika bergerak bersama. Setiap organisasi punya keahlian dan lokus masing-masing yang jika disatukan akan menciptakan dampak yang jauh lebih masif bagi desa-desa kita,” ungkap Sri Meliyana.
Wakil Bupati Widia Ningsih menyambut antusias kehadiran elemen-elemen perempuan ini sebagai mitra strategis pemerintah. Baginya, perempuan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan subjek aktif yang memiliki peran krusial dalam mengurai persoalan daerah, terutama dalam upaya menekan angka kemiskinan.
Berikut adalah poin-poin utama yang menjadi fokus dalam pertemuan tersebut:
-
Kolaborasi Lintas Sektor: Memadukan program kerja organisasi wanita dengan visi misi pemerintah daerah.
-
Pemberdayaan Desa: Memperluas jangkauan pembinaan hingga ke pelosok melalui jaringan organisasi yang kuat.
-
Akselerasi Visi Daerah: Mewujudkan komitmen “Menata Kota, Membangun Desa” melalui pendekatan yang lebih humanis dan terukur.
Pertemuan ini diharapkan menjadi pembuka bagi rangkaian diskusi teknis selanjutnya. Dengan semangat silaturahmi yang produktif, para pemimpin wanita di Lahat optimis dapat membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat.






