Daerah Rawan Longsor Harus Diwaspadai Saat Curah Hujan Tinggi

wartabianglala.com, Lahat – Saat lalu lintas di jalur lintas Lahat ke Bengkulu Selatan, Manna yang tidak terlalu padat melalui ujung Kecamatan Tanjung Sakti Pumi tepatnya Desa Pulau Timun di bagian Ilir Dusun terjadi longsor sekitar Sabtu (11/ 6/2022) pukul 16.00 saat pertama ada pengendara yang langsung melaporkan pada warga sekitar, ujar Kamil warga Tanjung Sakti.

“Lalu anggota Pol PP yang bertugas di Kecamatan Tanjung Sakti PUMI melaporkan hal ini pada Dinas PUPR Kabupaten Lahat. Tidak lama datang untuk membersihkan longsor,” ucap Kamil.

Memang sejak siang hari cuaca di Tanjung Sakti mulai mendung dan hujan hingga sore hari.
Terpisah menurut penjelasan Kepala BPBD Lahat Ali Afandi MPd mengatakan bahwa saat ini dari laporan BMKG Sumsel memang wilayah Tanjung Sakti turun hujan. Untuk mulai musim kemarau sendiri dimulai bisa saja pada minggu ketiga Juni atau minggu kedua Juli 2022.

“Kita selalu melihat laporan BMKG untuk tetap siaga diharapkan saat curah hujan cukup tinggi saat ini. Dari laporan BMKG bahwa di Lahat bagian barat dimungkinkan mulai minggu kedua Juni akan dimulai musim kemarau, sementara Lahat bagian timur pada Juni minggu ketiga sampai dengan juli minggu kedua dimulainya,” terang Ali Afandi.

Diterangkan Ali Afandi untuk daerah yang berpotensi bahaya longsor memang harus waspada saat curah hujan tinggi. Dari update peringatan dini cuaca Sumsel pada 11 Juni 2022, pukul 20:10 WIB masih berpotensi terjadi Hujan Sedang-Lebat yang dapat disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang pada pkl. 20:40 WIB di Kabupaten Lahat, yakni di Kecamatan Pulaupinang, Merapi Barat, Lahat, Kikim Timur, Gumay Talang, Pagar Gunung, Merapi Timur, Merapi Selatan, kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pkl 22:30 WIB.

(Amrita RH Terang)

Pos terkait